News Ticker

ICRC: Akhir Tahun Kasus Kolera Yaman Bisa Capai 1 Juta Jiwa

Jum’at, 29 September 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JENEWA – Situasi kemanusiaan di Yaman adalah sebuah “bencana” dan kasus kolera di sana bisa mencapai satu juta jiwa pada akhir tahun ini. Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengatakan hal ini pada hari Jumat (29/09).

Alexandre Faite, kepala delegasi ICRC di Yaman, mengatakan bahwa pihak yang berperang menggunakan kekuatan yang tidak proporsional, menyebabkan korban sipil “sangat berlebihan”. Ia meminta blokade atas bandara Sana’a segera dibuka dan penerbangan komersial bisa beroperasi lagi agar bantuan kemanusiaan bisa masuk.

Faite, sebagaimana dilaporkan Reuters mengatakan telah ada 750.000 kasus terduga kolera sampai saat ini, dengan 2.119 kematian. Dalam sebuah konferensi pers di Jenewa ia menyebut bahwa diperkirakan jumlah kasus ini bisa mencapai satu juta (kasus) pada akhir tahun ini.

Sara Flounders,Wakil direktur International Action Center mengatakan pada 22 September lalu bahwa Epidemi kolera di Yaman adalah “hasil langsung” dari agresi yang dilakukan oleh Arab Saudi, di mana militer AS memainkan peran dengan memberikan perhitungan informasi dan dukungan logistik kepada jet-jet tempur Saudi yang membom negara Arab miskin tetangganya itu.

“Ini adalah bagian dari hasil serangan yang menargetkan sumber air, sanitasi, dan sistem pembuangan air oleh bomber-bomber Saudi yang berusaha keras untuk terus menargetkan infrastruktur sipil,” ungkap Flounders.

“Jadi, dalam segala hal, ini adalah kejahatan nyata yang jelas-jelas dilakukan! Seluruh dunia melihatnya … dan ini terus berlanjut setiap hari dan terutama dari sini di AS. Saya ingin mengutuk peran AS karena blokade angkatan laut ini adalah blokade AS, dan pengisian bahan bakar serta pemindaian satelit yang membuat jet-jet ini mampu bertempur, dilakukan oleh militer AS,” tambahnya menuntut pertanggung jawaban Amerika Serikat. (ARN)

 

About ArrahmahNews (12552 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: