NewsTicker

Menanti Momen Pakde Jokowi Jualan Dawet di Solo

Rabu, 27 September 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, SOLO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum menjadi pejabat publik dikenal sebagai penjual (eksportir) mebel, banyak orang yang sudah tahu. Akan tetapi hal baru dilakukan Jokowi bulan depan, Dia akan jualan minuman tradisional dawet, tentu banyak yang belum mngetahuinya.

Adat tradisi Jawa yang mengharuskan Jokowi untuk melakukan hal tersebut saat akan digelar untuk pernikahan putri tunggal Presiden, Kahiyang Ayu. Jualan dawet merupakan salah satu syarat rangkaian acara. Berbeda ketika pernikahan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, kali ini Jokowi menikahkan anak perempuan. Sehingga baru kali inilah Jokowi mantu.

Baca: Jokowi Hibur Warga & Anak-anak di Posko Pengungsian Bencana Karang Asem Bali

Dalam tradisi Jawa, mantu pertama memang ada beberapa rangkaian adat tradisi yang harus dilakoni yang punya gawe. Sehari sebelum tata cara panggih atau dipertemukannya pengantin, orang tua dari pihak perempuan akan melakukan rangkaian tradisi khusus di rumahnya.

“Ada adang sepisan (memasak pertama), dulu acara saya enggak ada. Jadi ibu menanak nasi, bapak menyalakan api atau cethik geni (menghidupkan perapian). Maknanya orang tua menanggung beban bersama, habis itu langsung siraman,” kata Gibran di Graha Saba Buana, Solo, Rabu (27/9/2017).

Baca: Jokowi Serahkan Bantuan Rp 1,7 Milyar Bagi Korban Erupsi Gunung Agung

Siraman adalah acara simbolik dimandikan calon pengantin oleh orang tua dan sesepuh keluarga. Selajutnya pengantin akan didoakan dan harus berada di rumah pada malam sebelum dinikahkan.

Setelah acara adang sepisan dan siraman, kemudian dilakukan sade dhawet atau berjualan dawet. Dalam prosesi itu, Jokowi bersama istrinya, Iriana, berperan menjadi penjual dawet dan membagikannya kepada para tamu.

Baca: Isu PKI Digoreng Oposisi untuk Jatuhkan Jokowi

“Dulu saya enggak ada sade dhawet. Maknanya, dawet kan manis, biar calon pengantin rumah tangganya merasakan kemanisan, keharmonisan. Lalu cendolnya kan bergerombol, biar tamunya ramai dan banyak yang memberi dukungan,” ujarnya.

Prosesi siraman akan dilakukan di kediaman Presiden Jokowi, di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, pada Selasa, 7 November 2017, pagi. Sedangkan prosesi ijab kabul, tata cara panggih dan resepsi akan digelar keesokan harinya, Rabu, 8 November 2017, pagi dan malam hari. (ARN)

Sumber: DetikNews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: