News Ticker

Dua Tahun Operasi Rusia di Suriah Menurut Jurnalis Independen Vanessa Beeley

Minggu, 1 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, LONDON – Serangan udara koalisi pimpinan AS di Suriah hanya mengakibatkan para teroris merebut wilayah baru di wilayah Suriah, sementara operasi militer Rusia, yang diluncurkan pada tahun 2016, telah menyebabkan sebuah kemajuan besar militer Suriah untuk mengubah peta perlawanan terhadap gerombolan teroris, seorang jurnalis independen Inggris mengatakan pada Sputnik.

“Di bawah serangan AS [ISIS] berkembang, dan intervensi Rusia mendorong para teroris kembali. Kami telah melihat kemajuan militer yang besar oleh pasukan pemerintah Suriah. Dunia telah melihat bahwa koalisi pimpinan AS bukanlah broker yang jujur ​​dalam urusan internasional, sementara Rusia telah mengambil sikap jujur ​​dalam menghadapi situasi tersebut,” kata Vanessa Beeley.

Mengenai kemenangan militer terbesar Rusia dalam kampanye Suriah, dia mengatakan bahwa meskipun pembebasan kota-kota dan desa-desa dari pendudukan teroris adalah kemenangan besar, penggagas permainan terbesar adalah bahwa ia menyebarkan propaganda Barat dan bias media mainstream melawan pemerintah Suriah dan sekutu-sekutunya.

“Dan, tentu saja, pembebasan Deir ez-Zor mematahkan punggung para teroris, jadi saya pikir kedua kemenangan besar ini memiliki dampak besar dalam perjalanan perang Suriah,” katanya.

Mengenai tujuan diplomatik yang telah dicapai Rusia di Suriah, Beeley menunjuk kepercayaan orang-orang Suriah dalam upaya rekonsiliasi pemerintah dan penggambaran garis demarkasi antara mereka yang benar-benar mencari penyelesaian krisis dan teroris yang membungkuk untuk menyingkirkan orang-orang di pemerintah Suriah.

Dia juga menggarisbawahi bantuan kemanusiaan Rusia ke Suriah, termasuk rumah sakit bergerak, persediaan makanan dan air, dll., Sementara AS dan sekutu-sekutunya “tidak melakukan hal semacam itu.”

“Ini, bagi saya, adalah perbedaan utama antara apa yang dilakukan Rusia dan Barat di Suriah. Operasi Rusia telah dilakukan dengan kerja sama yang kuat dengan pemerintah Suriah dan sekutu-sekutunya, dan dengan penghormatan besar terhadap kehidupan sipil, sementara koalisi pimpinan AS telah menyebarkan pemboman tanpa pandang bulu yang tidak memperhatikan kehidupan sipil di Suriah,” lanjut Beeley.

Dia juga menyebutkan retorika Perang Dingin AS dan pemerintah Barat lainnya yang mencerminkan frustrasi mereka dengan pergeseran geopolitik yang diraih oleh Rusia sebagai perantara jujur ​​dalam urusan internasional.

Ketika ditanya bagaimana AS dan negara-negara lain berinteraksi dengan Rusia dalam memecahkan krisis Suriah, Vanessa Beeley mengatakan bahwa semua negara ini harus mendorong sebuah resolusi politik konflik antara orang-orang Suriah sendiri dan tanpa campur tangan asing.

“Saya pikir tanpa media Rusia, kita akan memiliki Kosovo lain di Suriah karena media Rusia telah mempertahankan tingkat kejujuran dan objektivitas yang tinggi yang memungkinkan masyarakat Barat menyadari bahwa benar-benar ada intervensi perang ilegal yang terjadi di Suriah,” ujarnya.

Menguraikan lebih jauh, dia menekankan bahwa Barat harus membuka pintu agar mendapat resolusi damai atas konflik tersebut, dan itulah yang ingin dicapai oleh Rusia dan sekutunya di Suriah dengan menggerakkan proses perdamaian ke depan.

Hari Sabtu kemarin, menandai dua tahun sejak dimulainya operasi militer Rusia di Suriah. Kampanye diluncurkan pada 2016 untuk mendukung pemerintah Suriah melawan teroris ISIS. Sejak saat itu, Tentara Suriah, yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia, telah berhasil membebaskan sebagian besar negara tersebut dari para teroris. Menurut perkiraan terbaru Kementerian Pertahanan Rusia, Angkatan Udara Rusia telah menghancurkan hampir 100.000 target ISIS sejak dimulainya operasi tersebut.

Awal bulan ini, pasukan gabungan tersebut mematahkan pengepungan teroris selama tiga tahun di kota Deir ez-Zor. Selain itu, Rusia, Turki dan Iran akhirnya berhasil menyetujui empat zona de-eskalasi di Suriah selama pembicaraan di Astana. [ARN]

Sumber: Sputnik.

About ArrahmahNews (12571 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: