News Ticker

Erdogan: Ada Tangan Mossad Dibalik Referendum Kurdi

Minggu, 01 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, ERZURUM – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan agen mata-mata Israel Mossad telah memainkan peran dalam referendum kemerdekaan Kurdi baru-baru ini di Irak utara.

Dalam sebuah pidato televisi di kota Erzurum, Turki timur, pada hari Sabtu (30/09), Erdogan mengungkapkan kesedihan bahwa warga Kurdi Irak merayakan referendum kemerdekaan baru-baru ini dengan bendera Israel.

“Ini menunjukkan satu hal, bahwa pemerintahan ini (Kurdistan di Irak utara) memiliki kaitan dengan Mossad, mereka saling bahu-membahu,” kata Erdogan.

“Apakah Anda tahu apa yang Anda lakukan? Hanya Israel yang mendukung Anda,” tambahnya.
Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) mengadakan referendum yang tidak mengikat mengenai pemisahan diri dari Irak pada 25 September meski mendapat tentangan keras Baghdad. Pejabat Kurdi mengatakan bahwa 90 persen pemilih mengatakan ‘Ya’ untuk memisahkan diri dari Irak.

Sementara sebagian besar masyarakat internasional, termasuk PBB, Uni Eropa dan negara-negara tetangga Irak, telah menentang referendum tersebut, Israel menjadi satu-satunya entitas yang secara terbuka mendukung negara Kurdi yang independen, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendukung “upaya sah orang Kurdi orang untuk mencapai sebuah negara “milik mereka sendiri.

Erdogan bersumpah bahwa Kurdistan Irak “akan membayar mahal” untuk referendum kemerdekaan yang “tidak dapat diterima” ini.

“Sebuah negara merdeka tidak sedang didirikan di Irak utara, namun sebaliknya, luka yang terus-menerus berdarah telah dibuka,” katanya.

“Mengabaikan kenyataan ini tidak menguntungkan kita maupun saudara Kurdi kita di Irak,” kata Erdogan, mendesak warga Kurdi Irak untuk “bangkit dari mimpi” kemerdekaan ini. (ARN)

About ArrahmahNews (12552 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: