News Ticker

BOCOR! PBB Masukkan Saudi dalam Draft Daftar Hitam Pembunuh Anak

Rabu, 04 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, NEW YORK – Sebuah dokumen rahasia daftar hitam Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bocor dan dilihat oleh Reuters pada hari Selasa (03/10) menyebutkan bahwa koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi bertanggung jawab karena membunuh dan melukai anak-anak di Yaman, meskipun disana dicatat bahwa koalisi tersebut telah menerapkan langkah-langkah untuk memperbaiki perlindungan anak.

Baca: Guardian; PBB Khianati Anak-Anak Yaman Dengan Menghapus Saudi dari Daftar Hitam

Menurut draf penjelasan daftar hitam yang dilihat oleh Reuters, tindakan koalisi Arab Saudi di Yaman, secara obyektif menyebabkan pembunuhan dan cacat pada anak-anak, dengan 683 korban anak-anak. Koalisi Saudi juga bertanggung jawab atas 38 insiden yang telah diverifikasi, atas serangan terhadap sekolah dan rumah sakit pada tahun 2016.

Koalisi tersebut dimasukkan dalam bagian B dari Annex I daftar hitam, karena dianggap telah menerapkan langkah-langkah selama periode pelaporan yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan anak-anak.

Daftar hitam tersebut juga memasukkan Houthi, pasukan pemerintah Yaman, milisi pro-pemerintah dan Al Qaeda di Semenanjung Arab kedalam draft daftar hitam karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap anak-anak pada tahun 2016 seperti yang terjadi dalam laporan tahun lalu yang mencakup pelanggaran pada tahun 2015.

Baca: ‘Tukar Guling’ PBB Hapus Saudi dari Daftar Hitam Agar Amerika Bisa Jual Senjata

Draf laporan tersebut harus disetujui oleh Sekretaris Jenderal Antonio Guterres U.N dan dapat berubah sewaktu-waktu. Draft ini akan disampaikan ke Dewan Keamanan PBB bulan ini, dan badan beranggotakan 15 negara tersebut akan membahas laporan itu pada 31 Oktober.

Duta Besar Saudi untuk PBB, Abdallah Al-Mouallimi, menolak berkomentar kepada Reuters sampai laporan tersebut dikeluarkan secara resmi. Pada bulan Agustus, misi Saudi di PBB itu mengatakan bahwa “tidak ada pembenaran apapun” untuk memasukkan koalisinya dalam daftar hitam.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak berkomentar mengenai dokumen yang bocor.

Baca: Ditekan Riyadh, PBB Hapus Arab Saudi dari Daftar Hitam

Koalisi tersebut secara singkat ditambahkan ke daftar hitam tahun lalu dan kemudian dihapus pada oleh Sekjen PBB saat itu, Ban Ki-moon. Pada saat itu, Ban menyatakan bahwa Arab Saudi memberikan tekanan tidak semestinya yang tidak dapat diterima setelah Riyadh mengancam untuk memotong dana Arab Saudi ke PBB jika tak dihapus dari daftar hitam. (ARN)

About ArrahmahNews (12552 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: