News Ticker

Lavrov: AS Dorong Teroris Serang Pasukan Suriah dan Rusia

Rabu, 04 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Washington sedang memainkan permainan berbahaya untuk mendorong teroris di Suriah agar menyerang pasukan pemerintah dan militer Rusia. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyampaikan hal ini dalam sebuah wawancara, menegaskan bahwa Moskow tidak akan membiarkan begitu saja langkah agresif AS ini, namun negaranya tetap ingin mengatasi kebuntuan politik.

Baca: Kalah Telak di Deir Ezzor, Amerika Evakuasi 22 Petinggi Teroris ISIS

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Asharq Al-Awsat yang berbasis di London, jelang kunjungan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Moskow, Lavrov mencatat bahwa koalisi pimpinan-AS dan pasukan pemberontak Suriah secara konsisten melakukan tindakan yang mendukung ISIS dan kelompok teroris lainnya.

“Dalam beberapa kasus, pasukan ini melakukan serangan (yang diklaim) tak disengaja terhadap Angkatan Bersenjata Suriah, setelah serangan balasan ISIS. Dalam kasus lain, mereka mengilhami teroris lain untuk menyerang lokasi-lokasi strategis dimana pejabat Damaskus telah memulihkan otorisasinya yang sah, atau melakukan provokasi fatal terhadap personil militer kami, “kata Lavrov sebagaimana dikutip Russia Today, Rabu (04/10).

Baca: PM Irak: ISIS, Terorisme, Perang Dagangan Amerika dan Zionis di Timur Tengah

Menlu Rusia itu mengcam AS dengan menyebut Washington melakukan “standar ganda” di Suriah, dengan tidak mau mengakui bahwa tidak ada teroris baik.

“Jika Anda menerapkan standar ganda, dengan membagi-bagi teroris sebagai ‘buruk’ dan ‘sangat buruk’, memaksa orang lain untuk memasuki koalisi dengan motif politik, melupakan sanksi PBB yang diperlukan untuk menyetujui tindakan ini, maka sulit untuk berbicara tentang keefektifan sebuah undang-undang kampanye anti teror, “katanya.

Lavrov mengatakan bahwa keterlibatan Rusia dalam kampanye melawan ISIS di Suriah tidak hanya membantu keamanan nasional Rusia, namun juga stabilitas regional. Dia menambahkan bahwa tidak cukup hanya dengan mengalahkan teroris di lapangan untuk membawa perdamaian ke daerah-daerah yang diperangi, namun upaya diplomatikjuga sangat penting. (ARN)

About ArrahmahNews (12552 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: