News Ticker

Brutalnya Serangan Saudi di Saada dalam 24 Jam Terakhir

Jum’at, 06 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, SAADA – Seorang anak dan ayahnya tewas, sementara tiga anak lainnya dan seorang pria dewasa menderita luka-luka pada hari Kamis (05/10), dalam sebuah serangan yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Saudi di provinsi Saada, Yaman utara, menandai kejahatan ke-3 yang dilakukan koalisi tersebut dalam 24 jam.

Baca: Saudi Bantai Satu Keluarga di Yaman, 12 Jasad Korban dalam Kondisi Hancur

“Serangan lagi (dari koalisi Saudi) terhadap sebuah mobil menewaskan seorang anak dan ayahnya di distrik Baqim, Yaman Utara,” ungkap sumber setempat kepada Arrahmahnews.com, menambahkan tiga anak lain dan seorang pria mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.

Sama seperti serangan-serangan brutal Saudi terhadap warga sipil Yaman lainnya, kali ini, jasad korban juga dalam kondisi mengenaskan. Tangan kiri gadis kecil Yaman itu terputus, sementara bagian-bagian tubuh lainnya juga tidak lagi utuh.

Tidak sampai 24 jam sebelumnya, pada hari Rabu, koalisi pimpinan Saudi melakukan tiga pembantaian di provinsi yang sama, menewaskan 12 orang dan melukai beberapa lainnya. Jasad korban serangan pada hari Rabu dalam keadaan hancur dan hanya berupa bagian-bagian tubuh yang dikumpulkan oleh warga dalam satu kantong.

Kejahatan pertama menargetkan sebuah rumah di daerah Al-Muayadh di Kabupaten Baqim, Sa’ada, di mana 12 warga sipil terbunuh, termasuk 4 anak-anak, 2 wanita.

Dalam kejahatan kedua, dua warga tewas setelah serangan udara di sebuah peternakan di Baal al-Zamah di Distrik Baqim, utara Saada.

Kebrutalan serangan terhadap wanita dan anak-anak serta warga sipil tak berdosa ini terjadi terus menerus dalam konteks kejahatan perang sehari-hari yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Saudi terhadap orang-orang Yaman. Statistik independen yang dikutip Yemen Extra melaporkan bahwa perang telah merenggut nyawa lebih dari 34 ribu warga sipil sejak awal agresi pada tanggal 26 Maret 2015. (ARN)

 

About ArrahmahNews (12552 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: