News Ticker

Erdogan: Turki Segera Tutup Perbatasan ke Wilayah Kurdistan Irak

Jum’at, 06 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya akan “segera” menutup perbatasan dan wilayah udaranya ke Wilayah Kurdistan Irak sebagai tanggapan atas sebuah referendum kontroversial tentang kemungkinan pemisahan wilayah semi-otonom itu dari negara Irak.

“Penerbangan ke Irak utara telah ditangguhkan, wilayah udara dan perbatasan juga akan segera ditutup,” kata Erdogan dalam pidato di televisi di Ankara, Kamis (05/10).

“Bagaimana kalian (orang-orang Kurdi Irak) bisa melakukan impor dan ekspor saat itu? Jamnya berdetak kencang melawan mereka,” tambahnya.

Plebisit Kurdi yang tidak mengikat itu terjadi pada tanggal 25 September, memicu keberatan keras dari pemerintah pusat di Baghdad. Tetangga Irak dan masyarakat internasional juga menyuarakan keprihatinan atas dampak pemungutan suara, yang hanya didukung oleh Israel itu.

Presiden Turki mengatakan plebisit tersebut menunjukkan “rasa tidak bersyukur” yang sempurna dari Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) setelah bertahun-tahun hubungan komersial dan politiknya yang dekat dengan Ankara.

Sebelumnya pada hari Kamis, Erdogan telah mengatakan kepada wartawan bahwa Turki bersama dengan Iran dan pemerintah pusat di Baghdad akan memutuskan apakah akan mengurangi ekspor minyak dari Kurdistan Irak.

“Kepemimpinan Irak utara mabuk dengan hasil referendum, [tapi] tidak mengetahui apa yang sedang dilakukannya atau langkah-langkah apa yang tengah diambilnya,” kata Erdogan yang pada hari Rabu, mengadakan pertemuan denganbeberapa pejabat Iran di Teheran. (ARN)

About ArrahmahNews (12559 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: