News Ticker

Rentetan Kejahatan Perang Saudi di Yaman pada 7 Oktober 2017

Minggu, 08 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi pada Sabtu (07/10) meluncurkan 15 serangan udara ke wilayah Haradh di provinsi Hajjah, Al-Hathira dan Ramdah di Jizan selama beberapa jam terakhir.

Serangkaian serangan udara juga dilakukan di sejumlah provinsi Yaman, mengakibatkan warga sipil terbunuh dan terluka serta menyebabkan kerusakan properti.

Baca: Rentetan Kejahatan Saudi di Yaman Awal Oktober

Di provinsi Shabwa, pesawat koalisi meluncurkan sebuah serangan di wilayah Hejer Kuhlan. Di provinsi Hajjah, tiga serangan menargetkan daerah Mashar yang berbasis di Distrik Mstaba.

Di Sa’ada, Yaman utara, pesawat tempur koalisi yang didukung AS meluncurkan dua serangan di Distrik Al-Dhahir. Selain itu, peternakan dan rumah warga sipil tak luput menjadi sasaran pemboman rudal, termasuk penggunaan bom cluster yang dilarang oleh hukum internasional di distrik Baqim dan di wilayah Al-Omar yang terletak di Distrik Manbah.

Di provinsi Taiz, Yaman tengah, jet tempur koalisi melancarkan dua serangan, satu di antaranya dilakukan oleh pesawat tak berawak, yang menargetkan wilayah Yakhtal di Distrik Mokha. Kemudian serangan udara Arab Saudi juga menargetkan provinsi Al-Jawf yang mengguncang Distrik Al-Matoun.

Baca: Kondisi Mengerikan Pasca Serangan Brutal Saudi di Pasar Yaman

Rentetan kejahatan perang dalam 24 jam ini terjadi dalam konteks pembantaian sehari-hari yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Saudi di Yaman di tengah kesunyian internasional.

Baru minggu lalu, total lima pembantaian terjadi yang menewaskan hampir 30 orang dan melukai puluhan warga sipil lainnya. Yaman sejak Maret 2015 dipaksa menghadapi agresi koalisi pimpinan Saudi, yang berupaya mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden Abdrabbuh Mansour Hadi yang buron.

Baca: Serangan Brutal Saudi Terus Targetkan Warga dan Infrastruktur Sipil Yaman

Hingga 13.000 (laporan lain menyebut 15.000) orang, yang kebanyakannya adalah warga sipil, telah terluka dan terbunuh dalam serangan yang dipimpin oleh Saudi tersebut.

Pasukan Yaman dalam membela warga melakukan segala cara untuk menghadapi koalisi. Koalisi yang dipimpin Saudi -yang juga mencakup UEA, Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania, Sudan dan Kuwait- juga telah memberlakukan blokade di pelabuhan dan bandara negara miskin tersebut sebagai bagian dari perang. (ARN)

About ArrahmahNews (15390 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: