Berita Terbaru

Maduro Ajak Dunia Melawan AS

Senin, 9 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, CARACAS – Setelah tur ke Rusia, Turki dan Belarus, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan negaranya menerima dukungan dari sebuah “dunia baru” berkat sanksi yang dijatuhkan oleh rekannya dari AS, Donald Trump, terhadap Caracas.

Berbicara pada program mingguan di TV pemerintah pada hari Minggu, Maduro mengatakan bahwa dia telah mengetahui bahwa negaranya “tidak sendiri dan memiliki simpati, solidaritas dan dukungan dari seluruh dunia.”

“Seluruh dunia baru terbuka bagi Venezuela berkat sanksi Trump,” kata Maduro.

Dia menjelaskan bahwa karena sanksi keuangan AS terhadap negaranya dan pemerintahnya, beberapa negara, termasuk Rusia, siap untuk memperkuat kerjasama ekonomi, industri, keuangan dan politik dengan Caracas.

“Merupakan kehormatan bahwa kepala kekaisaran [AS] menyebut saya setiap hari,” kata presiden. “Itu berarti saya melakukan sesuatu dengan benar!”

Menuduh Venezuela menjadi “kediktatoran yang korup dan represif,” Trump telah memperluas sanksi individual terhadap pejabat tinggi, termasuk Maduro, dan juga melarang kesepakatan baru dengan pemerintahnya.

“Donald Trump telah menjadikan pemimpin oposisi Venezuela,” tambah Maduro. “Dia telah membuat saya terkenal di seluruh dunia. Setiap kali dia menyebut saya, mereka lebih mencintaiku.”

Tur tiga negara Maduro berakhir pada akhir pekan

Selama kunjungannya ke Moskow pekan lalu, Maduro mengatakan bahwa dia mendiskusikan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin kemungkinan untuk memperdagangkan minyak Venezuela dalam rubel Rusia.

Maduro juga menandatangani “serangkaian kesepakatan” dengan Turki selama berada di Ankara, dan menambahkan bahwa “kami membuka jalan yang sangat penting dengan Turki.”

Dalam kunjungannya ke Belarus, Maduro membahas rencana dengan rekannya Aleksandr Lukashenko untuk meningkatkan kerja sama militer. Dia mengatakan bahwa “kerja sama di bidang militer sangat berhasil dan kita perlu mengembangkannya.”

Setibanya di Caracas, Maduro memuji tur internasionalnya sebagai “kesuksesan total,” dan mengatakan bahwa dia berkeliling “dunia baru yang menjadi milik Venezuela, dunia multi-kutub yang menghormati kita.”

Presiden sosialis telah berulang kali menuduh oposisi Venezuela merencanakan sebuah “kudeta” dengan bantuan Washington.

Maduro telah mengecam AS dan sekutu regionalnya karena memicu ketegangan politik yang mencengkeram Venezuela dengan berpihak pada oposisi. [ARN]

About ArrahmahNews (11753 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: