News Ticker

Rentetan Kejahatan Perang Saudi di Yaman pada 8 Oktober 2017

Senin, 09 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Jet-jet tempur koalisi pimpinan Saudi meluncurkan lebih dari 40 serangan terhadap berbagai provinsi Yaman, diantaranya Saada, Hajjah, Sana’a, Jawf, Marib dan provinsi lainnya pada hari Minggu (08/10), menewaskan dan melukai warga sipi dan merusak properti umum maupun pribadi warga.

Baca: Rentetan Kejahatan Perang Saudi di Yaman pada 7 Oktober 2017

Di Sa’ada, Yaman utara, setidaknya 4 warga sipil terluka akibat serangan udara Saudi di daerah Al-Maqana di Distrik Manbah.

Koalisi pimpinan Saudi juga melakukan empat serangan di wilayah Al Baqa di distrik Kataf, sementara sebuah serangan lagi melanda wilayah Burkan yang berbasis distrik Razih. Serangan lain menargetkan wilayah Al-Malahidh di Distrik Al-Dhahir, dua serangan udara tambahan mengguncang Dhahir dan sebuah serangan udara menargetkan Distrik Shda.

Baca: HRW Beberkan Kejahatan Saudi, Amerika Serikat dan Inggris di Yaman

Peluncuran rudal dan artileri Saudi juga ditujukan ke berbagai wilayah di Distrik Manbah di provinsi Saada yang dilanda perang.

Di pinggiran ibukota Sana’a, seorang wanita terluka setelah serangan udara menghantam desa Al-Hulaileh di Distrik Bani Matar. Lalu di provinsi Hajjah, setidaknya 15 serangan udara mengguncang distrik Haridh dan Medi, sementara dua serangan menyerang wilayah Mashar di Distrik Mastba.

Menuju provinsi Jawf, pesawat tempur Saudi melancarkan 5 serangan udara di Distrik Al-Qhayl, dan 3 serangan udara lainnya melanda Distrik Al-Masloub. Di provinsi Marib, dua serangan udara menyerang distrik Serwah.

Tak luput, membahayakan warganya sendiri, Saudi secara brutal bahkan menargetkan provinsi perbatasannya di Asir dimana tentara gabungan Yaman melaksanakan operasi pembalasan kejahatan perang Saudi ke markas-markas militer Saudi, 5 serangan udara juga dilakukan terhadap kota Al-Rabuah, di samping dua serangan udara lagi yang menghantam posisi Al-Thala di Najran.

Rentetan kejahatan perang dalam 24 jam ini terjadi dalam konteks pembantaian sehari-hari yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Saudi di Yaman di tengah kesunyian internasional. Yaman sejak Maret 2015 dipaksa menghadapi agresi koalisi pimpinan Saudi, yang berupaya mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden Mansour Hadi yang buron.

Baca: GAME OVER! Perang Yaman Takdir Kehancuran Kerajaan Saudi

Hingga 13.000 (laporan lain menyebut 15.000) orang, yang kebanyakannya adalah warga sipil, telah terluka dan terbunuh dalam serangan yang dipimpin oleh Saudi tersebut.

Pasukan Yaman dalam membela warga melakukan segala cara untuk menghadapi koalisi. Koalisi yang dipimpin Saudi -yang juga mencakup UEA, Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania, Sudan dan Kuwait- juga telah memberlakukan blokade di pelabuhan dan bandara negara miskin tersebut sebagai bagian dari perang. (ARN)

 

About ArrahmahNews (15381 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: