Berita Terbaru

Sekjen Hizbullah: AS Tidak Ingin ISIS Dibasmi di Timur Tengah

Senin, 09 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, LEBANON – Sekretaris jenderal Hizbullah Lebanon mengatakan Amerika Serikat tidak ingin kelompok ISIS Takfiri dihancurkan dan memberikan bantuan kepada teroris Takfiri melalui basisnya di Suriah.

Baca: KETAKUTAN! Teroris ISIS Menyerahkan Diri Ke Hizbullah

Sayyid Hassan Nasrallah menyampaikan ucapan tersebut saat menyampaikan pidato pada sebuah upacara yang diadakan di kota al-Ain di wilayah utara Bekaa, untuk memperingati dua anggota gerakan perlawanan yang gugur sebagai martir.

Upacara tersebut dilakukan setelah komandan Hizbullah, Ali al-Hadi al-Asheq, dan pejuang Hizbullah, Mohammad Nasserdine, tewas, bersama dengan lima pejuang lainnya, saat melawan teroris Takfiri di Suriah pekan lalu.

“Hanya Amerika Serikat, yang tidak membiarkan ISIS benar-benar dimusnahkan,” Nasrallah mengatakan dalam pidatonya.

Pemimpin Hizbullah menambahkan bahwa AS membantu ISIS melalui markasnya di kota Raqqah, Suriah dan juga melalui sebuah pangkalan yang berada di dekat perbatasan Suriah dengan Yordania dimana teroris ISIS dilatih.

“Angkatan Udara AS tidak mengizinkan tentara Suriah dan kelompok perlawanan maju ke posisi yang diduduki ISIS,” tambahnya.

Menekankan perlunya melanjutkan perjuangan melawan ISIS meski ada upaya yang dilakukan oleh AS, Nasrallah mengatakan, “Jika kita tidak melanjutkan perang melawan ISIS, kelompok Takfiri ini akan kembali menyerang dan melanjutkan kampanye pembantaian dan terornya.”

Baca: Operasi Sergap Hizbullah Tewaskan Komandan ISIS di Desa QAA

Nasrallah menekankan bahwa ISIS akan kembali ke semua wilayah yang telah hilang jika perjuangan melawan kelompok tersebut berhenti, karena ISIS seperti kanker ganas, yang harus dicabut.

Nasrallah menyatakan bahwa AS tidak ingin tentara Lebanon melawan ISIS di daerah-daerah tersebut, yang telah diduduki oleh kelompok Takfiri, dan untuk mencapai tujuan ini, pemerintah AS bahkan menghentikan bantuannya kepada tentara Lebanon untuk jangka waktu tertentu.

Pemimpin Hizbullah Lebanon menyatakan bahwa kelompok “ISIS Wahhabi Takfiri” hanya hadir di wilayah kecil Irak dan Suriah, namun kelompok tersebut harus benar-benar dimusnahkan, karena jika tidak, akan terus mengancam Irak dan Suriah.

Dia juga mencatat bahwa strategi utama yang diikuti oleh ISIS adalah untuk memperluas keberadaannya, sehingga dapat memulai pertempuran baru untuk merebut kembali kota dan desa yang dibebaskan.

Baca: Hizbullah Hancurkan Bungker ISIS di Perbatasan Libanon-Suriah

Di tempat lain dalam sambutannya, Nasrallah menegaskan bahwa kawasan Timur Tengah menghadapi sebuah skema baru yang dirancang oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi, terutama ditujukan untuk Iran. Dia menyatakan bahwa Washington dan Tel Aviv terus berbohong tentang program nuklir Teheran karena mereka marah dengan peran penting Partai Islam di Timur Tengah.

Sekjen Hizbullah juga mengatakan bahwa masalah utama antara AS dan Iran adalah bahwa Republik Islam telah menyebabkan plot Saudi-AS mogok di seluruh Timur Tengah. Dia juga menambahkan bahwa kebijakan rezim Riyadh pada akhirnya akan gagal di Suriah meskipun pemerintah Saudi menyalurkan sejumlah besar uang dan amunisi kepada teroris Takfiri di sana.

Nasrallah kemudian menekankan bahwa Hizbullah adalah gerakan yang populer, yang mendapat dukungan besar baik di dalam Libanon maupun di Timur Tengah, menegaskan bahwa kebijakan dan sanksi AS akan gagal mengubah posisi kelompok tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (11753 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: