Berita Terbaru

Ketua MUI: Menjaga Keutuhan NKRI Merupakan Kewajiban

Jumat, 12 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia adalah negara kesepakatan bersama. Semua kelompok masyarakat baik yang Muslim maupun yang non-Muslim berjanji untuk saling menjaga, mencintai, dan menyayangi. Hal itu dijelaskan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam acara Halaqah Nasional dan Rapat Kerja Nasional Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI di Hotel Menara Peninsula Jakarta, Kamis (12/10) malam.

“Dan berjanji untuk saling membantu dan menolong (satu sama lainnya),” kata Kiai Maruf.

Mengutip Teori Al-Ghazali, Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu menuturkan bahwa sebuah negara terbentuk karena adanya sebuah ketergantungan atau inderdependensi antarsatu elemen masyarakat dengan yang lainnya. Misalkan seorang petani membutuhkan alat-alat pertanian, maka diperlukanlah industri pertanian. Untuk mengangkut hasil panen, mereka membutuhkan alat transportasi sehingga mereka memerlukan industri transportasi.

Baca: Dulu Jatuhkan Soeharto dan Gus Dur, Kini Amien Rais Bidik Jokowi

“Jika keamanannya terganggu, maka perlu tentara. Karena saling tergantung maka kita membentuk negara. Ini teori Imam Ghazali yang sudah ada seribu tahun tahun yang lalu,” jelas penerima gelar profesor dari UIN Malik Ibrahim Malang itu.

Kiai Maruf, tujuan pendirian sebuah negara tidak lain adalah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat sebagaimana yang tercetus dalam kaidah hukum Islam bahwa apapun yang diperbuat oleh seorang pemimpin itu harus bermuara pada kemaslahatan rakyatnya.

“Kemaslahatan yang lahir tidak boleh bertentangan dengan kebangsaan dan keislaman. Pun tidak boleh bertentangan dengan nash. Kalau ada kemaslahatan yang bertentangan dengan nash, itu bukan maslahat yang hakiki tetapi dugaan saja,” terangnya.

Baca: KH Maruf Amin melakukan Konsolidasi NU di Manado

Maka dari itu, dengan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (memiliki komitmen penuh terhadap kebangsaan kita,” katanya.

Oleh sebab itu, ia menghimbau kepada seluruh pengurus MUI khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya untuk mengawal dan menjaga kesatuan NKRI.

“Kita memiliki kewajiban untuk mengawal hubungan yang baik antara Islam dan NKRI) maka seluruh masyarakat Indonesia harus bersyukur karena urusan dasar negara sudang diselesaikan oleh para pendiri bangsa ini.

“Meski sudah final (dasar negara Indonesia), tetapi ada kelompok yang belum kebangsaan,” tegasnya.

“Ini tugas kita menjaga NKRI,” tutupnya. (ARN)

Sumber: NUOnline

 

About ArrahmahNews (11753 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: