News Ticker

Peneliti: Amoralitas, Ciri Khas Hollywood

Senin, 16 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, HOLLYWOOD – Tuduhan pelecehan seksual terhadap produser film AS Harvey Weinstein menggarisbawahi budaya “dekaden dan tidak bermoral” di Hollywood. Seorang peneliti dan sejarawan di Washington mengungkap hal ini.

“Saya yakin masih banyak, dan lebih banyak lagi orang lain yang telah dilecehkan dan dirusak di Hollywood selama beberapa generasi,” kata Randy Short kepada Press TV pada hari Minggu (15/10).

“Hollywood adalah tempat yang terkenal karena dekadensinya, karena amoralitasnya,” kata Short.

Baca: Hillary Clinton: Trump Lakukan Pelecehan Seksual dan Amerika Tetap Memilihnya

Peneliti tersebut menjelaskan bahwa industri film AS “didominasi” oleh orang-orang Yahudi yang tidak menghargai perempuan dan minoritas.

“Di balik layar, pemerkosaan, pelecehan, pedofilia, eksploitasi [dan] obat-obatan telarang telah menjadi ciri khas Hollywood,” tambahnya.

Baru-baru ini, Academy of Motion Picture Arts and Sciences, badan pemerintahan de facto Hollywood, memilih untuk mengeluarkan Weinstein di tengah meningkatnya tuduhan pelecehan seksual, penyerangan dan pemerkosaan.

Akademi, yang dikenal di seluruh dunia dengan Academy Awards tahunannya, atau “Oscar”, membuat keputusan tersebut pada hari Sabtu (14/10) waktu AS, dalam sebuah sidang darurat.

Baca: Satu Diantara Empat Anak-Anak di Saudi Korban Pelecehan Seksual

Weinstein yang berusia 65 tahun itu bahkan telah dipecat pekan lalu oleh studio film dan televisi yang ia dirikan bersama saudaranya, The Weinstein Company.

Weinstein, yang lahir di New York City dari keluarga Yahudi, membantah tuduhan pemerkosaan tersebut, meski mengakui bahwa perilakunya “menyebabkan banyak rasa sakit.”

Sederet klaim beberapa pelakon seni Hollywood bermunculan semenjak diterbitkannya laporan eksplosif awal bulan ini oleh The New York Times yang mengungkap sejarah perilaku kasar Weinstein dalam berkencan selama beberapa dekade lalu.

Setidaknya 30 wanita dan aktris sejauh ini telah menuduh Weinstein melakukan penyerangan seksual dan memperkosa mereka, termasuk Rose McGowan, Angelina Jolie dan Kate Beckinsale.

Istri produser yang pernah sangat berkuasa itu, perancang busana Inggris Georgina Chapman, mengumumkan bahwa dia menceraikannya, dan pemimpin politik AS yang selama ini telah didanai dan didukungnya juga mencelanya habis-habisan. (ARN)

 

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: