NewsTicker

Presiden Irak Ajak Kurdi Berdialog

Rabu, 18 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, BAGHDAD – Presiden Irak Fuad Maasum mendesak pemerintah Baghdad dan pimpinan otonomi Kurdi untuk segera melaksanakan dialog untuk segera mengatasi krisis saat ini, dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi Sky News – Arabia TV pada Selasa malam.

Baca: PM Irak Bantah Rencanakan Serangan ke Pasukan Peshmerga Kurdi

“Saya meminta semua pihak untuk segera memulai dialog berdasarkan prinsip-prinsip konstitusional,” katanya sebagaimana dikutip TASS, Rabu (18/10), seraya menambahkan bahwa eskalasi krisis bisa memiliki “konsekuensi yang menghancurkan.”

“Saya rakyat rakyat Kurdistan [Irak] untuk menghormati kekuatan hukum,” tambahnya.

Wilayah Kurdistan Irak, yang juga dikenal sebagai Kurdistan Irak, adalah wilayah otonom di utara Irak, yang status hukumnya ditetapkan dalam konstitusi Irak pada tahun 2005. Sebuah referendum mengenai kemerdekaan untuk wilayah Kurdistan di Irak diadakan pada tanggal 25 September lalu. Otoritas Kurdi mengklaim bahwa lebih dari 90% pemilih mendukung gagasan kemerdekaan dari Irak.

Baca: Netanyahu Sangkal Keterlibatan Israel dalam Referendum Kurdi

Sebelumnya, otoritas pusat Irak, khususnya Perdana Menteri Haider al-Abadi, menekankan bahwa tidak akan ada pembicaraan sebelum referendum kemerdekaan Kurdi dibatalkan. Banyak negara bagian, termasuk tetangga Irak, Iran, dan Turki, juga mengecam referendum tersebut. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: