Deplu AS Akui Jabhat Nusra Gunakan Senjata Kimia di Idlib

Jum’at, 20 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, Departemen Luar Negeri AS akhirnya mengakui bahwa Front Al Nusra atau HTS yang berafiliasi dengan Al-Qaeda, yang mengendalikan provinsi Idlib, “tidak hanya memiliki, tapi juga menggunakan senjata kimia dalam menyerang warga sipil.”

Kelompok teroris Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang terkait dengan Jabhat al-Nusra, yang menggunakan ‘senjata ringan dan kecil, alat peledak improvisasi, dan senjata kimia’, beroperasi di provinsi Idlib. Ini adalah pengakuan resmi pertama oleh Departemen Luar Negeri AS bukan hanya kehadiran, namun saya tekankan penggunaan senjata kimia oleh teroris Jabhat al-Nusra di Suriah untuk melakukan serangan teroris, yang berulang kali kami peringatkan,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Konashenkov.

Igor Konashenkov juga ingat bahwa di provinsi Idlib, “hanya satu kasus penggunaan senjata kimia yang diketahui – di Khan-Sheikhun.”

“Namun, AS menuduh pasukan pemerintah melakukan serangan kimia itu. Dan orang-orang yang mengaturnya, mereka menyebut “oposisi moderat,” kata Konashenkov.

Igor Konashenkov menekankan bahwa “mengenai dugaan pemboman Angkatan Udara Rusia di kota Idlib, Departemen Luar Negeri AS di sini keliru dan warga negara Amerika tidak perlu takut. Pesawat Rusia yang beroperasi di Suriah tidak menyerang permukiman, berbeda dengan AS dan koalisinya.”

Perang di Suriah dimulai pada tahun 2011. Empat tahun kemudian, pada bulan September 2015, Rusia meluncurkan sebuah operasi militer untuk membantu pemerintah negara tersebut, memberikan dukungan udara kepada pasukan Suriah dalam memerangi ISIS dan kelompok teroris lainnya.

Sementara itu, koalisi pimpinan AS melakukan serangan udara serta tembakan artileri darat dan roket dalam serangan yang diklaim ditujukan pada kelompok teroris Daesh (ISIS) di Suriah, walaupun kegiatan ini belum mendapat izin dari pemerintah Suriah atau Dewan Keamanan PBB. [ARN]

Sumber: Al-Masdar.

About ArrahmahNews (12202 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: