News Ticker

Pejabat: Otoritas Catalan Tak Akan Ikuti Perintah dari Madrid

Selasa, 24 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, BARCELONA – Seorang pejabat senior Catalan mengatakan bahwa semua institusi, termasuk polisi, hanya akan mengikuti perintah pemerintahan daerah yang dipilih secara demokratis di Catalonia jika Spanyol bergerak untuk menerapkan peraturan langsung mengenai wilayah separatis tersebut.

Baca: Presiden Katalan: Catalunya Menangkan Hak Untuk Merdeka

Juru bicara urusan luar negeri wilayah, Raul Romeva mengatakan dalam sebuah wawancara dengan BBC pada hari Senin (23/10) bahwa pihak berwenang Catalan tidak akan mengikuti perintah dari Madrid.

“Bukannya kita akan menolak (perintah). Ini bukan keputusan pribadi. Ini adalah keputusan tujuh juta orang, “kata Romeva.

“Saya tidak memiliki keraguan bahwa semua pegawai negeri sipil di Catalonia akan terus mengikuti instruksi yang diberikan oleh institusi terpilih dan sah yang kita miliki saat ini (di Catalonia),” tambahnya.

Dia mengatakan Madrid perlu mengakui bahwa orang-orang Catalan telah memilih untuk merdeka dalam sebuah referendum pada tanggal 1 Oktober dan bahwa hanya orang-orang Catalan yang memiliki hak untuk mengubah institusi regional.

Baca: PBB Desak Spanyol Selidiki Kekerasan dalam Referendum Catalunya

Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy telah mengumumkan rencana untuk memecat pemerintah daerah Catalonia dan membatasi kekuasaan parlemennya, setelah presiden Catalonia Carles Puigdemont menolak untuk membatalkan tawaran pemisahan diri tersebut.

Rajoy meminta Senat Spanyol pada hari Sabtu untuk memicu sebuah bagian dari konstitusi -yang dikenal sebagai Pasal 155- yang memungkinkan Madrid untuk mengambil alih salah satu dari 17 daerah otonom di negara tersebut jika mereka melanggar undang-undang. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: