NewsTicker

Mahfud MD: DPR Sahkan UU Ormas Berarti Pembubaran HTI Sudah Sah

Rabu, 25 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Pakar hukum tata negara, Mohammad Mahfud MD yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), menilai bahwa riwayat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan (Ormas) sudah tamat setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari Selasa (24/10/2017) menerima Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) sebagai undang-undang (UU).

Baca: HTI dan PKS Dua Mata Uang yang Sama

Melalui akun Twitter-nya, Mahfud MD itu menegaskan bahwa ketika DPR menerima Perppu Nomor 2 Tahun 2017 itu sebagai undang-undang maka HTI sebagai ormas “tak bisa hidup lagi”.

“Dengan diterimanya Perppu 2/2017 oleh DPR berarti pembubaran HTI sudah sah sesuai dengan ketentuan UU karena Perppu tersebut menjadi UU,” jelas Mahfud di akun Twitter @mohmafudmd.

Ia menambahkan bahwa dengan diterimanya Perppu tersebut oleh DPR maka gugatan judicial review di MK sudah kehilangan objek perkara.

Baca: Maaf Jenderal, PKI Zaman Sekarang Berjubah Khilafah!

“MK harus segera memvonis permohonan tak dapat diterima,” terang Mahfud.

Bahkan, tulis dia, jika Perppu yang sudah jadi undang-undang tersebut digugat kembali di MK dan dikabulkan, HTI akan tetap bubar.

“Sebab vonis MK berlaku ke depan (prospektif),” tegas Mahfud.

Baca: Ikut Nabi atau Ikut Khilafah HTI ala ISIS dan Al-Qaeda?

Adapun Perppu Ormas tersebut sudah digugat di MK oleh HTI, melalui juru bicaranya Ismail Yusanto yang menggandeng pengacara Yusril Ihza Mahendra. Gugatan yang didaftarkan pada 18 Juli lalu itu telah mulai disidangkan di MK sejak 26 Juli. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: