News Ticker

UU Ormas Gugurkan Gugatan Perppu di MK

Rabu, 25 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Polemik Perppu Nomor 2/2017 tentang ormas akhirnya final dengan disahkannya menjadi Undang-Undang (UU) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui rapat paripurna, Selasa (24/10/2017).

Baca: Mahfud MD: DPR Sahkan UU Ormas Berarti Pembubaran HTI Sudah Sah

Dari 445 anggota DPR yang hadir dalam Sidang Paripurna, 314 menyatakan setuju Perpu sebagai UU dan sisanya, yakni 131 nenolak Perppu. Dengan demikian Perpu Ormas sah Undang-Undang (UU). Melalui hasil Rapat Paripurna DPR tersebut secara otomatis juga menyudahi status gugatan Perppu Ormas yang belakangan ini jadi bahan gorengan kelompok pentol korek. Masih mau ngeyel lagi?

“Konsekuensi hukum disahkannya Perppu Ormas menjadi UU adalah gugurnya seluruh gugatan judicial review di Mahkamah Konstitusi tentang Perppu Ormas,” ujar Ketua Pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas sebagaimana dilansir dari NU Online, Selasa (24/10/2017).

Ada 35 lebih gugatan judical review di MK tentang Perpu Ormas yang hingga saat ini masih dalam tahap pembuktian. Yakni dalam tahap pemeriksaan saksi dan ahli, baik dari pihak Pemohon (Penggugat) maupun Pemerintah dan Pihak Terkait.

Baca: Mayoritas Fraksi Setuju Perppu Ormas Jadi UU Kecuali PKS, PAN dan Gerindra

“Karena Perppu Ormas diterima DPR sebagai UU, sedangkan proses persidangan di MK belum berakhir atau belum diputus, maka seluruh gugatan yang ada gugur demi hukum karena Perppu yang digugat sudah tidak ada lagi (non existing),” tegas advokat ini.

Pengesahan Perppu ormas dilakukan oleh ketukan palu politisi Partai Gerindra Fadli Zon selaku pemimpin rapat paripurna. Keputusan ini sah setelah proses voting dimenangkan tujuh fraksi pemdukung perubahan Perppu Ormas menjadi UU. Yakni PKB, PDIP, Golkar, Hanura, PPP, Nasdem, dan Demokrat. Sedangkan tiga fraksi menolak, yaitu partai PKS, PAN, dan Gerindra. Tak perlu ditanya lagi mengapa partai-partai itu menolak UU Ormas. Sudah kelihatan kok. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: