Pengadilan Bebaskan Aktivis yang Coba Hentikan Pengiriman Senjata Inggris ke Saudi

Jum’at, 27 Oktober 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, BURNLEY – Dua orang telah dibebaskan dari tuduhan kejahatan perusakan di sebuah situs milik perusahaan pertahanan BAE Systems setelah mengajukan bantahan bahwa mereka bertindak demi kebaikan yang lebih besar.

Baca: Aktivis Pamerkan Foto-foto Kejamnya Efek Penjualan Senjata Inggris

Pendeta Daniel Woodhouse, 30th, dan Samuel Walton, 31th, masuk ke situs tersebut di Warton, Lancashire, pada tanggal 29 Januari.

Mereka mengatakan bahwa mereka mencoba menghentikanpengiriman jet- jet Tornado yang digunakan oleh Arab Saudi untuk membom Yaman.

Baca: Independen: Senjata Inggris Untuk Membunuh Warga Sipil Yaman

Seorang hakim distrik di Burnley menerima pembelaan mereka dan percaya bahwa niat mereka tulus sehingga memutuskan mereka tidak bersalah.

Setelah vonis di Pengadilan Burnley Magistrates, kedua pria tersebut mengatakan bahwa mereka tidak menyesali tindakan tersebut dan “akan melakukannya lagi setiap saat”.

“Kami tidak ingin mengambil tindakan ini, namun terpaksa melakukannya untuk menghentikan keterlibatan pemerintah Inggris dalam penghancuran Yaman,” kata mereka dalam pernyataan tersebut.

Mereka mengatakan mereka ingin melucuti senjata di jet-jet tersebut.

Baca: Analis: Saudi Berusaha Mengubah Yaman Menjadi Negara Boneka

Pengacara pasangan aktivis itu, Mike Schwarz dari Bindmans, mengatakan bahwa Woodhouse, seorang pendeta Methodist, dan Walton, seorang Quaker, mengandalkan keyakinan religius dalam membela tindakan mereka.

“Kadang-kadang argumen moral dan argumen hukum cocok. Ini adalah kasus semacam itu,” kata Schwarz.

Seorang juru bicara BAE Systems mengatakan: “Kami mencatat putusan hari ini, masalah ini adalah di tangan hakim untuk menyelesaikannya.” (ARN)

About Arrahmahnews 31320 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.