News Ticker

Jokowi di Mata Luhut

Rabu, 18 Oktober 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA –  Memasuki tahun ke tiga masa pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan telah tiga kali ganti jabatan selama di kabinet kerja milik Jokowi. Luhut menilai Presiden ke 7 RI punya perbedaan signfikan dibandingkan pemimpin negara Indonesia yang lain.

Menurut Luhut, salah satunya bahwa Jokowi bisa memberikan contoh ketauladanan dan kerja keras sebagai pejabat negara.

Baca: Pengangguran dan Kemiskinan Turun Selama 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK

“Presiden Jokowi memberikan ketauladanan,” ujar Luhut di komplek Istana Presiden, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Luhut telah mengenal Jokowi sewaktu masih jadi Walikota Solo. Selama itu Luhut menilai Jokowi telah tumbuh berkembang menjadi semakin pintar dalam mengambil kebijakan yang tepat.

“Saya kenal hampir 11 tahun. Beliau tambah pintar, tambah kuat pemahaman,” ujar Luhut.

Mantan Menkopolhukam itu juga menilai Jokowi tidak punya kepentingan pribadi selama menjadi pejabat negara. Hal itu kata Luhut berlaku juga bagi istri dan anak-anaknya.

Baca: Jokowi: Pembangunan SDM Adalah Pondasi Ekonomi

“Dia tidak punya conflict of interest baik anak dan istrinya. Kerja keras turun ke bawah sangat penting,” kata Luhut.

Luhut menambahkan contoh ketauladanan Jokowi juga diterapkan oleh para menteir kabinet kerja.

“Ketauladanan beliau jadi contoh buat pembantunya, para menterinya enggak mau main-main. Jadi satu pencapaian, jadi pembeda,” ujar Luhut. (ARN)

Sumber: Tribunnews

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: