News Ticker

Warga Gaza Banjiri Pemakaman Korban Serangan Israel

Rabu, 1 November 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, PALESTINA – Suasana pemakaman yang diadakan di Jalur Gaza untuk para martir Palestina yang terbunuh saat pasukan Israel menghancurkan terowongan.

Pemakaman tersebut diadakan pada hari Selasa di kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah, satu hari setelah tewasnya tujuh orang oleh pasukan Israel yang meledakkan sebuah terowongan kehidupan di bagian selatan Jalur Gaza yang terkepung.

Terowongan tersebut, yang masih dalam proses pembangunan, merupakan bagian dari gerakan perlawanan Hamas dan menyusup ke jantung wilayah Palestina yang diduduki.

Di antara korban adalah dua komandan senior Brigade al-Quds, yang merupakan sayap militer gerakan Jihad Islam Palestina.

Jalur Gaza berada di bawah pengepungan Israel sejak Juni 2007. Sejak saat itu, rezim Israel telah meluncurkan tiga perang yang menghancurkan di jalur Gaza.

Serangan militer terakhir terhadap wilayah tersebut pada tahun 2014, menyebabkan hampir 2.200 orang Palestina tewas, termasuk 577 anak-anak, lebih dari 11.100 lainnya luka-luka dan ribuan rumah hancur.

Blokade tersebut telah menyebabkan penurunan standar hidup serta tingkat pengangguran yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kemiskinan yang tak henti-hentinya.

Rezim Israel menolak hak dasar sekitar 1,8 juta orang di Gaza, seperti kebebasan bergerak, pekerjaan dengan upah yang layak serta perawatan kesehatan dan pendidikan yang memadai. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: