News Ticker

Video Guru Pukuli Murid Viral di Facebook, Keluarga Tak Terima

Senin, 6 November 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MEDAN – Kembali terjadi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh oknum Guru. Kali ini, kekerasan dialami seorang murid di salah satu sekolah di Medan yang mendapatkan pukulan bertubi-tubi dari gurunya saat proses belajar-mengajar di kelas.

Dalam video rekaman kejadian yang berdurasi kurang dari satu menit namun menjadi viral di media sosial Facebook itu tampak seorang guru melayangkan bogem mentah ke muridnya berulang kali. Seperti kesetanan, guru ini memukul muridnya begitu membabi buta.

Guru yang mengenakan pakaian coklat itu tak menurunkan tempo pukulan sambil komat-kamit naik pitam. Sang murid pun tampak kesakitan lalu berusaha melindungi diri lantaran takut, cemas, dan bingung.

Baca: Politisi Gerindra Otaki Pembakaran 7 Sekolah di Palangka Raya

Sementara murid-murid lain, hanya diam dan tak bisa berbuat apa-apa. Seorang di antara mereka lantas memberanikan diri mendekati guru yang ‘kesetanan’ itu.

Lantas dia malah jadi sasaran amukan guru tersebut. Bak petinju, guru itu menggiring muridnya ke sudut kelas. Hantaman demi hantaman dihujamkan ke tubuh si murid.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mengecek kejadian tersebut. Menurutnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun serta kesaksian sejumlah sahabat korban, aksi pemukulan oleh oknum guru Matematika ini bermula ketika korban dengan sengaja mengejek guru tersebut.

Baca: Video Viral Gadis Saudi yang Disiksa Oleh Ayah Kandungya

“(Siswa) langsung memangil nama tanpa menggunakan sapaan Pak saat melewati kelas lain yang sedang diajar oleh guru pelaku. (Kejadiannya) setelah kelas ananda korban selesai pelajaran olahraga di lapangan,” kata Retno dalam keterangannya, Senin (6/11).

Menurut Retno, keisengan siswa tersebut kemudian berbuah penganiayaan. Guru tersebut lantas mencari siapa murid yang memanggil namanya. Lalu seorang siswa mengaku dialah yang memanggil. Saat itu juga aksi pemukulan dan pembenturan kepala ke dinding terjadi.

Korban sempat dibawa ke kantor kepala sekolah, dan pihak keluarga kemudian membawa korban ke Puskesmas Air Itam untuk mendapatkan oksigen. Namun, karena korban merasakan pusing terus, maka keluarga kemudian membawa ke Rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lantaran sempat pingsan setelah terkena pukulan.

“Akibat penganiayaan tersebut, ananda korban di rawat RSUD Depati Hamzah. Pihak keluarga tidak terima atas penganiayaan ini dan kemungkinan akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum,” ujar Retno. (ARN)

Sumber: Jawapos

 

Iklan
  • NGO IHH Turki
  • Jokowi dan Gus Dur
  • Konpres PBNU
  • Kisah Sejati Habibie dan Ainun
  • Jokowi Resmikan Kampus Muhammadiyah
  • Akbar Faisal Skak Mat Sandiaga Uno
  • Khilafah Ingin Suriahkan Indonesia
  • Kritikan Pedas Netizen: Politisasi Mayat Kubu 02 Tak Beradab

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: