Headline News

Presiden Libanon Serukan Persatuan Nasional Pasca Pengunduran Diri Hariri

Selasa, 07 November 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, LIBANON – Presiden Lebanon Michel Aoun menyerukan persatuan nasional pasca guncangan politik akibat pengunduran diri Perdana Menteri Saad Hariri yang tiba-tiba.

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor kepresidenan pada hari Senin, Aoun membuat komentar pada sebuah pertemuan para menteri dan pejabat keamanan di Istana Baabda pada hari sebelumnya, dan mengatakan bahwa dia telah memberi tahu para pemimpin politik telah responsif terhadap permintaan untuk tenang.

Baca: Kunjungi Arab Saudi, Saad Hariri Tiba-tiba Mundur dari Kursi PM Libanon

Aoun “menekankan bahwa keamanan, ekonomi, keuangan, dan stabilitas politik adalah garis merah,” kata Menteri Kehakiman Salim Jreissati usai pertemuan tersebut.

Perkembangan tersebut terjadi saat Saad Hariri yang berusia 47 tahun, yang mencapai kesepakatan dengan faksi-faksi politik di Lebanon pada tahun 2016 untuk menjadi perdana menteri, mengumumkan pengunduran dirinya yang tak terduga melalui sebuah pernyataan televisi di Arab Saudi pada hari Sabtu (04/11/2017), dengan banyak alasan, termasuk plot pembunuhan atasnya.

Saad Hariri juga menuduh Iran dan gerakan perlawanan Hizbullah mencampuri urusan dalam negeri negara-negara Arab. Keputusannya datang kurang dari sebulan setelah Hariri mengumumkan rencana untuk bergabung dengan pemerintahan koalisi Hizbullah.

Baca: Presiden Libanon Serukan Persatuan Nasional Pasca Pengunduran Diri Hariri

Iran dengan keras menolak ucapan Hariri, dan mengatakan pengunduran dirinya dan pengulangan tuduhan “tidak berdasar dan tidak berdasar” secara teratur dilontarkan oleh Zionis, Saudi dan AS merupakan skenario lain untuk menciptakan ketegangan baru di Lebanon dan tempat lain di Timur Tengah.

Di tempat lain dalam sambutannya pada hari Senin, Jreissati mengatakan bahwa presiden Lebanon “sedang menunggu kembalinya Saad Hariri untuk mendengarnya secara pribadi. Ini menunjukkan visi berdaulat … dan bahwa pengunduran dirinya harus bersifat sukarela dalam segala hal, “menandakan bahwa pemerintah Lebanon menganggap tindakan yang tiba-tiba sebagai tindakan paksa.”

Baca: Pengunduran Diri Hariri, Plot Baru Saudi-Zionis untuk Ciptakan Kekacauan di Timur Tengah

Aoun juga berencana bertemu dengan menteri keuangan dan gubernur bank central di kemudian hari. Bank central telah berusaha untuk menenangkan kekhawatiran bahwa gejolak politik saat ini akan memukul ekonomi Lebanon yang sudah rentan. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: