Oposisi: Norwegia Harus Hentikan Ekspor Senjata untuk Saudi dan Sekutunya

Selasa, 14 November 2017

HELSINSKI, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemimpin oposisi di Norwegia ingin pemerintah menghentikan ekspor senjata ke negara-negara Timur Tengah yang terlibat konflik lintas batas atau kerusuhan internal.

Menurut laporan Defense News pada Selasa (14/11), Kebijakan ekspor senjata Norwegia mendapat sorotan dari sejumlah partai politik yang dipimpin oleh Partai Sosialis Kiri, atau SV, di parlemen nasional.

Dorongan untuk kontrol yang lebih ketat muncul karena data terakhir menunjukkan bahwa ekspor senjata Norwegia meningkat sebesar 10 persen pada tahun 2016 menjadi 3,6 miliar kroner ( 442 juta dolar AS). Angka tersebut mengindikasikan bahwa Timur Tengah menjadi pasar yang lebih penting bagi perusahaan pertahanan Norwegia.

Baca: Mengapa Uni Eropa Perlu Menghentikan Penjualan Senjata ke Arab Saudi?

“Harus ada lebih banyak ‘checks and balances’ bagi ekspor kita untuk mencegah senjata dan amunisi yang kita ekspor digunakan di daerah konflik, seperti perang di Yaman dimana Arab Saudi adalah aktor kunci. Kementerian luar negeri Norwegia tidak bisa menjelaskan apakah senjata Norwegia digunakan dalam konflik semacam itu, “kata Petter Eide, seorang anggota parlemen dari SV dan anggota Komite Kehakiman parlemen.

SV, yang melobi dukungan dari kalangan partai Liberal, Pusat, Partai Buruh dan Demokrat Kristen, berharap dapat menekan pemerintah untuk melarang penjualan senjata ke Arab Saudi dan negara-negara sekutunya di Timur Tengah yang bergabung dengan intervensi pimpinan-Saudi di wilayah sipil Yaman.

Baca: Kongres AS Setujui Penjualan Senjata Presisi Tinggi ke Arab Saudi

“Idealnya, kita harus melihat penghentian penjualan senjata, amunisi dan perangkat keras militer lainnya ke negara-negara yang terlibat dalam perang Arab Saudi di Yaman,” kata Eide.

Karenanya SV menginginkan larangan tersebut untuk menjangkau sekutu utama Arab Saudi di Yaman, termasuk Oman, Yordania, Kuwait dan Uni Emirat Arab. (ARN)

About ArrahmahNews (12202 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: