Headline News

Tentara Suriah Temukan Gudang ISIS Penuh Dengan Senjata Mematikan AS

Kamis, 16 November 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, SURIAH – Menurut sumber militer Suriah ada banyak senjata buatan AS dan peralatan militer produksi negara-negara Eropa dan Israel. Selain senapan otomatis M-16, ada sistem rudal anti-tank TOW dan senapan 155 mm buatan AS.

Baca: Kalah Telak di Deir Ezzor, Amerika Evakuasi 22 Petinggi Teroris ISIS

“Ada juga Hummers, yang digunakan untuk mengangkut orang atau dipenuhi bom di dalam pesawat yang siap meledak. Pesawat pengintai intelijen Israel dan sebuah perlengkapan pelindung modern Israel untuk melakukan pekerjaan sapper juga telah ditemukan,” kata sumber tersebut kepada Sputnik Arabic.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa teknologi untuk pengintaian udara dan darat, komunikasi satelit dan tas dengan bahan peledak C4 juga ditemukan di dalam gudang itu.

Ada juga kotak berisi amunisi dan senjata yang tersimpan di tempat penampungan bawah tanah, sementara tank dan mobil ditutupi dengan jaring kamuflase untuk melindungi dari serangan udara Rusia dan Suriah.

Situs The Inside Syria Media Center mengutip Brigadir Jenderal Suriah Ali al-Aly yang mengatakan bahwa Amerika Serikat secara tidak sah mengirim 1.500 truk dengan senjata dan peralatan militer ke teroris di Suriah, antara 5 Juni dan 15 September tahun ini.

Baca: Amerika Surga Senjata Bagi Teroris Suriah

Meskipun Washington mengatakan bahwa senjata ini ditujukan untuk sekutu AS, tapi nyatanya senjata-senjata itu selalu jatuh ke tangan teroris, kata jenderal tersebut.

Menurut situs tersebut, pistol Austria Glock 19 adalah senjata paling populer di kalangan militan ISIS. Kembali pada tahun 2014, teroris memposting video eksekusi, di mana pistol tersebut digunakan.

Kemudian diketahui bahwa pistol tersebut dikirim ke badan penegak hukum Irak pada tahun 2003-2004. Menurut jenderal Suriah, senapan serbu M-16 menjadi simbol krisis di Suriah. Tentara Suriah telah berulang kali menemukan kotak berisi senjata yang bertuliskan “Properti AS.” Oleh karena itu, pernyataan yang menunjukkan bahwa ini adalah tiruan Cina adalah hoax.

Baca: Jenderal Suriah: Peralatan Militer Buatan NATO Ditemukan di Mayadeen

Selanjutnya, Tentara Suriah pada sejumlah kesempatan menemukan senapan otomatis FN FAL yang ringan, merupakan senjata yang digunakan oleh NATO. Senapan ini dilengkapi dengan ruang lingkup penembak jitu dan umumnya digunakan di tempat tinggal perkotaan. Selain itu, teroris ISIS juga menggunakan senapan mesin ringan milik Heckler & Koch, yang populer di antara agen penegak hukum AS dan Eropa. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: