News Ticker

Innalillah! Djohan Effendi Mantan Setneg Era Gus Dur Meninggal di Australia

  • Eggi Sudjana
  • Pro Kotran Kepulangan WNI ISIS
  • Poster Trump
  • PM Israel
  • PBB Evakuasi pejuang Houthi
  • Pancasila Vs Khilafah
  • Jokowi bersama TNI-Polri di Monas
  • Wajah Kerajaan Arab Saudi

Jum’at, 17 November 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Innalillah. Pak Djohan Effendi, Menteri-Sekretaris Negara di era presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), meninggal dunia. Djohan meninggal di Australia.

Mengenang Gus Dur, Tuhan Tidak Perlu Dibela

“Iya (beliau meninggal dunia). Saya sekarang di Boston dan sedang berusaha mencari informasi lebih lengkap,” kata putri sulung Gus Dur, Alissa Wahid, lewat pesan singkat, Jumat (17/11/2017).

Hal serupa diungkapkan oleh anggota Jaringan Gusdurian, Rifa. Dia mengatakan Djohan berada di Australia.

“Saya dapat info dari kerabatnya. Belum diketahui lebih lanjut. Saat ini kabarnya (Djohan) ada di Australia,” ujar Rifa.

Djohan lahir di Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada 1 Oktober 1939. Sebelum masuk ke Kabinet Persatuan Nasional pada era Gus Dur, Djohan jadi penulis pidato Presiden Soeharto.

Prof Sumanto Al-Qurtuby: Gus Dur sebagai Teladan Bangsa

Sebagai Staf Khusus Sekretaris Negara, dia telah menuliskan ratusan pidato untuk Soeharto, yakni pada rentang waktu 1978-1995. Djohan berhenti sebagai penulis pidato Presiden Soeharto setelah berkunjung ke Israel pada 1994.

Ketika itu dia menemani Gus Dur. Kunjungan itu ditentang keras oleh sejumlah kelompok Islam, termasuk Moerdiono, Sekretaris Negara yang menjabat saat itu. Karier Djohan dimulai dari pegawai Departemen Agama Amuntai, Kalimantan Selatan. Djohan juga dikenal sebagai seorang pemikir Islam. (ARN)

Sumber: DetikNews

Iklan
  • Rekam jejak politk kader PKS
  • Anak Palestina
  • Ideologi Horor Khilafah
  • Politik
  • Radikalisme
  • Jokowi dan KH Ma'ruf Amin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: