News Ticker

Menlu Libanon Ingatkan Negaranya Bukan ‘Mainan’

Jum’at, 17 November 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, BERLIN – Menteri Luar Negeri Libanon memperingatkan bahwa negaranya tidak boleh diperlakukan sebagai mainan oleh negara manapun, saat ia melanjutkan tur mancanegara yang bertujuan untuk menjamin kembalinya Perdana Menteri Saad Hariri, yang diyakini berada dalam tahanan rumah di Arab Saudi setelah dia dipaksa untuk mengundurkan diri.

“Libanon bukan mainan di tangan orang lain,” kata Menteri Luar Negeri Lebanon Gebran Bassil pada konferensi pers bersama dengan mitranya dari Jerman, Sigmar Gabriel, di Berlin, Kamis.

Bassil telah melakukan perjalanan kota-kota Eropa untuk melobi kembalinya Hariri. Perdana Menteri telah berada di Arab Saudi sejak dia mengumumkan pengunduran dirinya di Riyadh pada 4 November.

Gabriel mengatakan bahwa dia berbagi kekhawatiran tentang ancaman ketidakstabilan dan pertumpahan darah di Libanon, tanpa menyebutkan secara langsung Arab Saudi, dan memperingatkan terhadap “petualangan” di balik krisis Libanon dan “tragedi kemanusiaan di Yaman.”

“Kami berharap Perdana Menteri Hariri bisa kembali ke Beirut,” tambahnya.

Bassil mengatakan, “Isu Hariri sebenarnya adalah masalah kedaulatan Libanon,” dan meminta negara-negara Arab untuk “tidak mengganggu masalah internal Libanon.”

Menlu Libanon juga mengatakan gejolak lebih lanjut di negaranya, yang telah menampung ribuan pengungsi yang melarikan diri dari kekerasan di Suriah, akan menciptakan masuknya pencari suaka ke Eropa.

Bassil juga mengunjungi Turki pada hari Kamis dan akan melakukan perjalanan ke Rusia pada hari Jumat, di mana dia akan bertemu dengan diplomat tinggi Rusia, Sergei Lavrov.

Sejalan dengan Bassil, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mendesak kembalinya “segera” Hariri.

“Kami mendukung persatuan, integritas dan stabilitas Libanon, dan kami menentang pembangunan yang akan mempertaruhkan stabilitas Libanon,” katanya.

“Libanon tidak membutuhkan masalah lain. Sebaliknya, kita perlu berkontribusi pada pemecahan masalah yang ada.”

Bassil juga mengadakan pembicaraan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. [ARN]

Iklan

1 Trackback / Pingback

  1. Jurnalis Lebanon Peringatkan Konspirasi Baru Saudi Rongrong Stabilitas Negara – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: