News Ticker

Rusia Veto Resolusi Busuk Rancangan AS Terkait Serangan Kimia di Suriah

Jum’at, 17 NOvember 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, NEW YORK – Rusia telah menggunakan hak veto di Dewan Keamanan PBB untuk menghalangi resolusi rancangan AS yang berusaha memperbarui “cacat” penyelidikan internasional atas serangan senjata kimia di Suriah.

Sementara 11 anggota Dewan Keamanan memberikan suara pada hari Kamis untuk memperpanjang mandat untuk Mekanisme Investigasi Gabungan (JIM) yang dipimpin oleh PBB, yang akan berakhir pada tengah malam, Rusia dan Bolivia memilih untuk tidak melakukan inisiatif tersebut.

Utusan Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya mengatakan sebelum pemungutan suara bahwa Rusia mendukung gagasan tersebut namun resolusi tersebut harus terlebih dahulu mengatasi “kelemahan sistemik” yang mempengaruhi pekerjaan misi investigasi saat ini.

“Duta Besar Inggris mengatakan bahwa Rusia tidak memiliki tempat dalam proses politik di Suriah, inilah tujuan sebenarnya dari plot kotor ini – untuk meragukan peran Rusia dalam penyelesaian politik Suriah,” kata Nebenzya kepada Dewan Keamanan PBB Kamis.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov telah mengisyaratkan sebelumnya bahwa Moskow akan “menentang keras” setiap upaya menuduh pemerintah Suriah memiliki peran dalam serangan senjata kimia di negara itu.

Pada tanggal 4 April, puluhan orang tewas dalam serangan kimia di kota Khan Shaykhun, Suriah, di provinsi barat laut Idlib. AS dan sekutunya dengan cepat menuduh pasukan pemerintah Suriah melakukan serangan tersebut.

Sementara pemerintah Suriah telah menyerahkan seluruh persediaan bahan kimia di bawah kesepakatan yang dinegosiasikan oleh Rusia dan AS pada tahun 2013. Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) mengawasi operasi tersebut.

Sebelum pemungutan suara, Rusia menarik resolusi rancangannya sendiri, yang menyetujui perpanjangan JIM namun meminta panel tersebut untuk mengevaluasi kembali temuan awalnya. Inisiatif tersebut kembali memberikan suara beberapa saat kemudian namun gagal mendapatkan suara yang cukup, menurut Reuters.

AS, Prancis mengkritik Rusia

Duta Besar AS untuk PBB, Nicky Haley, mengecam penentangan Moskow terhadap rancangan AS tersebut, dengan mengatakan bahwa hal tersebut mengindikasikan Rusia tidak memiliki masalah dengan penggunaan senjata kimia dalam konflik enam tahun Suriah.

Prancis juga mengecam langkah tersebut, dengan mengatakan bahwa pihaknya meningkatkan kemungkinan penggunaan lebih lanjut senjata kimia di Suriah. Swedia juga mengatakan veto “sangat disesalkan.”

Selain Rusia, AS, China, Prancis, dan Inggris memiliki hak veto di DK PBB. [ARN]

Iklan

1 Trackback / Pingback

  1. Menhan AS: Tak Ada Bukti Pemerintah Suriah Gunakan Senjata Kimia – ArrahmahNews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: