News Ticker

Arab Saudi Mencari Dukungan di Liga Arab untuk Resolusi Anti-Iran

Senin, 20 November 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, ARAB SAUDI – Arab Saudi mencoba untuk mengumpulkan dukungan dari Liga Arab untuk mendorong Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi anti-Teheran.

Baca: Perang Kata-kata Diplomat Qatar dan Saudi Cs Warnai Pertemuan Liga Arab

Selama pertemuan para menteri luar negeri Liga Arab yang diadakan atas permintaan Arab Saudi di Kairo pada hari Minggu, Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit mengatakan bahwa mereka berencana untuk “memberi penjelasan singkat kepada DK PBB mengenai kebijakan-kebijakan Iran yang mendestabilisasi kawasan.”

“Kami belum mengambil keputusan untuk meminta Dewan Keamanan untuk bertemu, tapi kami hanya memberi tahu dewan tersebut dan mungkin tahap berikutnya adalah agar kami bertemu dan meminta sebuah pertemuan dengan Dewan Keamanan dan menyerahkan rancangan resolusi Arab (melawan Iran).”

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel telah memperpanjang persahabatan ke negara-negara Arab, dan meminta mereka untuk membentuk aliansi melawan Iran. Avigdor Lieberman menulis di halaman Facebook-nya pada hari Sabtu bahwa wilayah Timur Tengah sekarang membutuhkan sebuah koalisi anti-Iran.

Baca: Operasi di Tel Aviv Tamparan Keras Untuk Netanyahu dan Lieberman

Selama KTT Liga Arab, Adel al-Jubeir mengulangi tuduhan Riyadh bahwa Iran mempersenjatai gerakan Ansarullah di Yaman, yang telah melawan agresi mematikan kerajaan Saudi terhadap negaranya.

Pada hari Minggu, sebuah panel yang ditunjuk oleh DK PBB mengatakan bahwa mereka tidak melihat bukti untuk mendukung klaim Arab Saudi bahwa rudal telah dipindahkan ke pejuang Houthi Yaman.

Jubeir juga mengklaim bahwa Iran bertanggung jawab atas ledakan pipa minyak baru-baru ini di Bahrain.

Pada hari Jumat, Iran menolak sebuah tuduhan baru-baru ini yang menghubungkan Republik Islam Iran ke sebuah jaringan pipa minyak di dekat ibukota Bahrain, Manama, dimana juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi dengan keras menolak tuduhan tersebut sebagai “delusional.”

Baca: Dua Skandal Panas Netanyahu Bisa Singkirkan Dirinya dari Jabatan PM Israel

Iran berkali-kali menolak semua tuduhan Arab Saudi yang tidak berdasar, yang terakhir dimulai pada saat Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengkritik orang-orang Saudi karena mengejar kebijakan yang bertujuan menabur perselisihan di antara negara-negara regional. (ARN)

About ArrahmahNews (12477 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: