News Ticker

Yeni Şafak: NATO Berencana Serang Turki di 2018

Senin, 20 November 2017,

ANKARA, ARRAHMAHNEWS.COM – Harian Yeni Şafak, sebuah media yang merupakan pendukung setia Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan pemerintahannya, pada hari Minggu (19/11) mengeluarkan sebuah laporan yang mengatakan bahwa NATO berencana untuk menyerang Turki pada tahun 2018.

Baca: Jika Rusia Masuk NATO, Aliansi itu akan Berakhir

Dalam laporannya, harian tersebut mengklaim bahwa skandal grafik musuh NATO baru-baru ini selama latihan di Norwegia adalah bagian dari rencana serangan aliansi itu terhadap Turki.

Gambar Atatürk, pendiri Turki, ditunjukkan oleh seorang teknisi telah digunakan sebagai target selama latihan militer NATO di Norwegia yang diadakan pada tanggal 8 November hingga 17 November lalu. Dalam insiden kedua, seorang perwira aliansi memposting komentar penghinaan tentang Erdoğan melalui sebuah situs media sosial intra -NATO. Teknisi dan perwira militer itu kemudian dipecat, dan Ankara menarik 40 tentaranya dari latihan perang tersebut.

“Skenario yang menargetkan Turki tidak dapat dievaluasi sebagai ‘kesalahan personil’ Feto [sebuah istilah penghinaan yang diciptakan oleh Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa (AKP) untuk merujuk pada gerakan Gülen] dan militer AS telah menempatkan skenario menyerang Turki ke dalam praktek tersebut. Itu adalah sebuah skenario, “kata harian itu.

Baca: Erdogan Ancam Tutup Incirlik, Hubungan Turki, AS dan NATO Memanas

“Skenario sebenarnya adalah untuk menunjukkan Turki sebagai musuh NATO dengan menyebarkan pandangan palsu tentang Presiden Erdogan. Menjadikan Erdoğan sebagai target di negara-negara NATO dengan menunjukkan bahwa Turki melawan NATO. Dan melakukan operasi seperti 15 Juli (percobaan kudeta) di Turki pada tahun 2018 dengan Feto dan AS”.

Harian tersebut juga mengklaim bahwa AS dan NATO menggunakan dalih pembelian jet F35 untuk menghentikan Turki membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Jika jet F35 tidak dikirim ke Turki tepat waktu, Ankara akan menanggapi dengan menghapus radar AN-TPY 2 yang didirikan di provinsi Malatya pada tahun 2012 sebagai bagian dari sistem pertahanan rudal NATO.

Harian ultranasionalis Aydınlık pada hari Minggu (19/11) menyerukan penutupan pangkalan NATO di Turki. Surat kabar tersebut, yang dikenal dengan pro- garis Eurosianis, pada hari Sabtu telah meminta pemerintah Turki untuk meninggalkan NATO.

Baca: Rusia Ancam NATO Agar Tidak Ikut Campur Urusan Kami dan Turki

Kedua kelompok di Turki, baik Islamis dan ultranasionalis/Eurosianis di Turki telah mendorong gagasan untuk menutup basis NATO/AS di Turki dan meninggalkan aliansi tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (12487 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Yeni Şafak: NATO Berencana Serang Turki di 2018

  1. abu jibril // Nov 21, 2017 at 9:48 am // Balas

    Semoga turki sadar bhw dengan siapa mrk berkoalisi …………….

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: