Amerika

Trump Kesal Ivanka Kecam Pelecehan Seksual Senator Roy Moore

Senin, 27 November 2017,

WASHINGTON DC, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden AS Donald Trump dikabarkan marah dengan putrinya, Ivanka, karena mengutuk anggota Senat yang dibelanya, Roy Moore, yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa perempuan dan anak dibawah umur.

Baca: 6000 Pengemis Dibersihkan dari Kota, Jelang Kunjungan Ivanka Trump ke India

“Ada tempat khusus di neraka bagi orang-orang yang memangsa anak-anak,” kata Ivanka dalam sebuah wawancara dengan Associated Press pada hari Rabu lalu, merujuk pada laporan tentang dugaan pria 70 tahun itu, Moore, diduga menjalin hubungan seksual dengan beberapa remaja saat ia berada di awal usia 30-an.

“Saya belum melihat penjelasan yang pasti dan saya tidak memiliki alasan untuk meragukan pengakuan korban,” tambahnya, berbanding terbalik dengan sikap ayahnya, yang telah berdiri membela politisi partai Republik itu yang menghadapi tugas berat mengalahkan saingannya dari Demokrat Doug Jones, dalam sebuah pemilihan khusus bulan depan.

Baca: Ivanka Trump Bayar Pekerja Indonesia di bawah UMR

Rupanya, komentar putri pertamanya itu membuat Trump kesal.

“Apakah kalian percaya ini?” Presiden berkomentar kesal dihadapan beberapa ajudannya di Oval Office setelah membaca wawancara tersebut, lapor The New York Times pada hari Sabtu (25/11).

The Washington Post hari Kamis (09/11) menerbitkan wawancara dengan empat perempuan yang mengatakan Moore telah mencoba melakukan hubungan seksual atau romantis dengan mereka puluhan tahun lalu, ketika mereka masih remaja, sementara Moore berusia sekitar 30 tahun dan sudah menjadi pengacara mapan.

Baca: Fenomena Trump Hanya Tipuan Belaka untuk Mengelabuhi Publik Amerika

Sejumlah pemimpin Partai Republik, termasuk pemimpin mayoritas Senat Mitch McConnell, menyerukan Moore untuk mengundurkan diri dari pertarungan jika tudingan itu benar. Sementara Trump, yang sedang melakukan lawatan ke Asia mengatakan terlalu sibuk untuk mengikuti berita tentang Moore, dan merujuk isu itu pada pernyataan sebelumnya yang disampaikan pada wartawan bahwa Trump yakin Moore “akan melakukan hal tepat jika tuduhan itu benar.” (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: