Headline News

Demo Akbar Warga Bahrain Tuntut Rezim Al-Khalifa Bebaskan Sheikh Issa Qassem

Selasa, 28 November 2017,

BAHRAIN, ARRAHMAHNEWS.COM – Orang-orang di seluruh wilayah Bahrain mengadakan demonstrasi untuk mendukung ulama Sheikh Isa Qassim, yang kesehatannya memburuk secara dramatis dalam beberapa hari ini. Mereka menuntut rezim Al Khalifah untuk segera dan tanpa syarat mengangkat pengepungan yang masih dijalankan di rumahnya, dan agar rezim membiarkan pemimpin spiritual tersebut menerima perawatan secara layak dengan segera.

Baca: Jendral Soleimani: Kezaliman Terhadap Syeikh Qassim akan Guncang Rezim al-Khalifa Bahrain, Jenderal Qassem Suleimani, komandan Pasukan Quds IRGC, mengatakan bahwa rezim Bahrain mengambil keuntungan dari protes damai rakyatnya dengan secara angkuh menzalimi Syeikh Issa Qassem

Para demonstran turun ke jalan-jalan di desa Diraz di barat laut Bahrain, tempat tinggal Sheikh Qassim, serta desa-desa dan kota-kota lain di negara kepulauan kecil di Teluk Persia itu, termasuk Abu Sabih, Karzakan, Shahrakan, Daih dan Buri, untuk menyuarakan dukungan kuat mereka terhadap ulama terkemuka tersebut pada Senin malam (27/11). Mereka juga menyatakan ketidaksetujuannya yang kuat terhadap pengepungan yang dilakukan Manama di kampung halamannya.

Baca: Kelompok HAM; Rezim Bahrain Gunakan Kekerasan Mengerikan Untuk Redam Gelombang Protes, Pada hari Minggu, Pusat Hak Asasi Manusia Bahrain (BCHR) menerbitkan sebuah laporan berjudul “Dari 2011-2016, Jeritan Penyiksaan Masih Menggema”. Kelompok ini juga mengutuk tindakan keras rezim Al-Khalifa terhadap perbedaan pendapat

Para pengunjuk rasa mengatakan bahwa Sheikh Qassim, yang berada dalam tahanan rumah selama lebih dari satu tahun itu, adalah “garis merah” mereka dan akan mengorbankan hidup mereka untuk selalu mendukungnya.

Laporan mengatakan bahwa pasukan keamanan rezim Al Khalifah melakukan kekerasan kepada para demonstran dengan menyerang mereka yang telah berkumpul di al-Fida Square di Diraz menggunakan tabung gas air mata agar mereka bubar.

Baca: Surat Kabar Inggris Sebut Rezim Bahrain Sebagai ‘Raja Brutal’ Timur Tengah, Surat kabar Inggris “Economist” sebut Raja Bahrain sebagai “raja brutal” Timur Tengah dan mengkritik penindasan pihak berwenang rezim Al-Khalifa terhadap rakyat Bahrain

Setelah rilis laporan tentang kesehatan Sheikh Qassim yang  terus memburuk di pagi hari, pala ulama di seluruh negara pulau tersebut mendesak semua orang untuk menunjukkan dukungan mereka kepada pemimpin spiritual tersebut. Aktivis Bahrain mengungkapkan bahwa Sheikh Isa Qassim menderita sakit terus-menerus dan mengeluarkan darah. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: