News Ticker

Pasca Teror, Muslim Sufi Mesir Rencanakan Perayaan Maulud Nabi Besar-besaran

Kamis, 30 November 2017,

KAIRO, ARRAHMAHNEWS.COM – Muslim Sufi di Mesir berencana melaksanakan perayaan Maulud Nabi secara besar-besaran meski baru saja mereka mengalami serangan teror mengerikan di sebuah masjid di Sinai yang menewaskan lebih dari 300 orang.

Baca: Serangan Bom Guncang Masjid di Mesir, Tewaskan 85 Orang

Meskipun masih dalam suasana berkabung akibat serangan jihad yang diduga dilakukan oleh kelompok teror ISIS, para sufi mengatakan bahwa mereka tetap akan memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad seperti yang telah direncanakan, seminggu setelah pembantaian tersebut.

Xinhua melaporkan bahwa dalam sebuah pernyataan yang menantang tadi malam, Rabu (29/11), Dewan Tinggi untuk Sufi Mesir mengatakan bahwa peringatan tahunan akan tetap berlangsung di masjid Al-Hussein Kairo, salah satu situs paling menonjol di Mesir, dan juga “di seluruh negeri”.

Baca: Foto Mengharukan dari Korban Teror Masjid di Mesir

Namun, sebuah prosesi yang biasanya berlangsung telah dibatalkan “dalam suasana berkabung untuk ruh para syuhada korban pembantaian teroris di masjid Rawda, dan untuk meringankan beban keamanan”.

Prosesi tersebut adalah perjalanan dari masjid Salah al-Jaafari Kairo ke masjid Al-Hussein, sebuah masjid yang dinamai samad dengan nama cucu nabi, yang biasanya menempuh jarak hanya berjarak 15 menit dengan berjalan kaki.

Tapi “dibutuhkan waktu berjam-jam bagi peserta prosesi untuk mencapai masjid Al-Hussein karena dihadiri oleh ribuan orang”, ungkap juru bicara dewan Ahmed Kandil kepada AFP menjelaskan mengapa prosesi ini terpaksa dibatalkan.

Baca: Korban Tewas Teror Masjid di Mesir Melonjak Jadi 305 Orang Termasuk 27 Anak-anak

Serangan senjata dan bom yang mengerikan terjadi di sebuah masjid desa Rawda di Laut Utara kira-kira 40 km sebelah barat ibukota provinsi El-Arish menewaskan 305 orang termasuk 27 anak.

Pihak berwenang mengatakan bahwa 30 militan yang menyamar tiba-tiba mengibarkan bendera hitam ISIS dan mengepung masjid kemudian membantai para jamaah yang sedang melaksanakan sholat Jum’at.

Cabang ISIS yang berbasis di Sinai Utara telah membunuh ratusan polisi dan tentara, serta warga sipil yang dituduh bekerja sama dengan pihak berwenang, sejak penggulingan presiden Islam Mohamed Morsi pada bulan Juli 2013.

Kelompok jihad juga telah menargetkan Sufi dan Kristen sejak pihak berwenang menindak pendukung Morsi, menewaskan lebih dari 700 orang dalam satu hari di bulan Agustus tahun 2013 saat mereka melaksanakan operasi sapu-bersih sebuah kamp demonstrasi di ibukota. (ARN)

Iklan

1 Comment on Pasca Teror, Muslim Sufi Mesir Rencanakan Perayaan Maulud Nabi Besar-besaran

  1. WASPADA di Indonesia?? Ormas2 penunggang agama, tidak jelas kepentingan agama atau politik! yang tidak patuh pada MUI,

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: