Amerika

Tillerson Khawatirkan Hasil Diskusi Rahasia Bin Salman dan Menantu Trump

Minggu, 03 Desember 2017,

WASHINGTON DC, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris Negara AS, Rex Tillerson, dikabarkan khawatir dengan hasil dari pembicaraan rahasia yang berlangsung antara Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan menantu sekaligus penasihat pribadi Presiden Donald Trump, Jared Kushner.

Menurut tiga orang yang dekat dengan Tillerson sebagaimana dikutip Bloomberg (02/12), hasil diskusi dua tokoh kontroversial itu bisa menjadi bumerang untuk AS dan menimbulkan kekacauan luar biasa di Timur-Tengah.

Baca: Israel Jalankan Pemerintahan AS Lewat Menantu Trump Jared Kushner

Tujuan utama perundingan, seperti yang dideskripsikan oleh dua orang yang mengetahui isi perundingan tersebut, adalah untuk mencapai sebuah kesepakatan bersejarah terkait Palestina.

Perjanjian damai (Israel) dengan negara-negara Timur Tengah telah menjadi tujuan A.S. selama beberapa dekade, dan pada awal pemerintahannya, Trump menugaskan Kushner yang berusia 36 tahun untuk memimpin usaha mewujudkan hal itu.

Baca: TERUNGKAP! Rencana Saudi Jual Palestina Dengan Imbalan Perang Melawan Iran

Tillerson percaya bahwa Kushner tidak sepenuhnya menyampaikan rincian isi perundingan dengan Departemen Luar Negeri yang dipimpinnya, sehingga membuat diplomat senior A.S. dalam bertanya-tanya mengenai negosiasi tingkat penuh yang sangat sensitif itu.

“Masalahnya, penasihat senior presiden itu tidak berkonsultasi dengan Departemen Luar Negeri – dan tidak menjelaskan tingkat konsultasi yang kemudian berlanjut dengan NSC,” kata salah satu orang yang mengetahui masalah Tillerson ini, merujuk pada Dewan Keamanan Nasional (NSC). “Dan itu menjadi masalah bagi NSC dan Departemen Luar Negeri dan ini bukan sesuatu yang bisa kami selesaikan dengan mudah,” tambahnya. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: