News Ticker

Abdel Bari Atwan: Saleh Jatuh dalam Perangkap Arab Saudi

Rabu, 06 Desember 2017,

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang wartawan Arab terkemuka mengatakan bahwa mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, yang baru-baru ini tewas di Sana’a, gagal untuk mengambil pelajaran dari sejarah dan jatuh ke dalam perangkap koalisi pimpinan-Saudi, yang telah terlibat dalam sebuah kampanye militer berdarah. melawan Yaman sejak awal 2015.

Abdel Bari Atwan, yang merupakan pemimpin redaksi Rai al-Youm, sebuah situs berita dan opini digital dunia Arab, mengatakan pada hari Selasa bahwa Arab Saudi dan koalisi sekutunya berusaha untuk menyalakan perang sipil di Yaman dengan mempromosikan hasutan dan mengganggu aliansi antara gerakan Ansarullah dan partai Kongres Rakyat milik Saleh (GPC).

Baca: Houthi atas Kematian Saleh: Kami Berhasil Gagalkan Ancaman Besar atas Yaman

Atwan mengatakan, sebuah kejutan bahwa Saleh, seorang politisi veteran yang telah memerintah Yaman selama lebih dari tiga dekade, ditipu oleh orang Saudi dan beralih memihak ke Riyadh.

Saleh terbunuh pada hari Senin saat mencoba melarikan diri dari ibukota Yaman Sana’a ke Provinsi Ma’rib. Ini terjadi tak lama setelah dia mematahkan aliansinya dengan gerakan Houthi Ansarullah dan memilih mendukung koalisi militer pimpinan Saudi, yang telah menyerang Yaman secara brutal untuk menginstal ulang bekas pemerintahannya yang sudah lebih dulu merupakan sekutu Riyadh.

Atwan mengatakan bahwa pada tahun 1994, ketika tentara Yaman terlibat dalam perang dengan separatis, Saleh menyadari bahwa Arab Saudi berusaha untuk menghancurkan Yaman.

Baca: Pejabat Houthi: Saleh Diam-diam Berkonspirasi dengan Riyadh

Saleh sebelumnya berpendapat bahwa setiap kelompok atau negara yang menikmati dukungan dari Arab Saudi pasti ditakdirkan untuk gagal, kata Atwan.

Kaget dengan keputusan Saleh untuk mengakhiri aliansi dengan Houthi, komentator politik tersebut mengatakan bahwa keputusan tersebut dibuat pada saat perang Yaman hampir berakhir.

Atwan mengatakan bahwa keputusan Saleh untuk mengundurkan diri dari Houthi terjadi pada saat dunia menyaksikan pembantaian ribuan orang Yaman di Yaman yang tidak bersalah dan blokade 28 juta warga yang menghadapi kelaparan.

Baca: Atwan: Operasi Sapu Bersih Bin Salman Awal Perang Besar Timur Tengah

Perubahan Saleh terjadi ketika masyarakat internasional menuduh rezim Saudi melakukan kejahatan perang dan mengambil tindakan untuk menghentikan perdagangan senjata dengan Riyadh, tambahnya.

Atwan mengatakan bahwa Saleh menyadari fakta bahwa Saudi membencinya dan hanya ingin memanipulasinya. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. TERBONGKAR! Misteri Kematian Ali Abdullah Saleh dan Kudeta Yaman – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: