News Ticker

Saudi Tak Pedulikan Seruan PBB untuk Gencatan Senjata di Yaman

Rabu, 6 Desember 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Arab Saudi bersama koalisinya terus membombardir ibukota Sana’a, meskipun ada seruan PBB untuk melakukan gencatan senjata dan jeda kemanusiaan di Yaman.

“Serangan udara terus berlanjut sementara pertempuran darat dan kontak senjata telah berkurang,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric pada hari Selasa.

Dia menambahkan bahwa Arab Saudi telah mengebom ibukota Yaman lebih dari 25 kali dalam waktu kurang dari 24 jam, dan menambahkan bahwa beberapa serangan telah mendekati kompleks PBB di kota tersebut.

Dujarric menambahkan bahwa persediaan pangan PBB di Yaman telah habis. Tujuh kapal yang membawa kebutuhan pangan diblokir oleh koalisi pimpinan Saudi, hingga tidak bisa memasuki pelabuhan Hudaydah dan Salif.

Sementara itu, Dewan Keamanan PBB juga menekankan bahwa situasi kemanusiaan di negara ini sangat “mengerikan,” dan Yaman “berada di ambang bencana kelaparan.”

Lonjakan serangan udara tampaknya terkait dengan kematian mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, pada hari Senin, saat mencoba melarikan diri dari Sana’a ke Provinsi Ma’rib. Ini terjadi tak lama setelah dia memutus hubungan dengan gerakan Houthi Ansarullah, dan berbalik mendukung koalisi militer pimpinan Saudi, yang telah membombardir Yaman tanpa ampun. [ARN]

About ArrahmahNews (12477 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: