News Ticker

Deklarasi Trump Bangkitkan Kemarahan Luar Biasa Warga Palestina

Kamis, 07 Desember 2017,

YERUSSALEM, ARRAHMAHNEWS.COM – Ribuan warga Palestina yang marah turun ke jalan-jalan setelah pengumuman keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui bahwa Yerussalem, kota suci ketiga dalam Islam, sebagai ibukota Israel.

Baca: Trump: Yerussalem adalah Ibukota Israel

Mereka yang keluar meski harus menerjang cuaca buruk itu menunjukkan dan meneriakkan slogan – melawan Trump dan mendukung Yerusalem. Menurut laporan Nine News, Kamis (07/12), Mereka juga membakar ban mobil. Protes terlihat di Beit Hanoun di Jalur Gaza utara, di seluruh Kota Gaza dan di kota-kota selatan Jalur Gaza Khan Younis dan Rafah.

Protes yang lebih kecil juga terjadi di komunitas Ramallah dan Betlehem di Tepi Barat. Namun, kondisi cuaca musim dingin yang ganas kemungkinan menekan jumlah pendemo.

Baca: Dubes AS: Trump Segera Pindahkan Kedutaan ke Yerussalem

Pengeras suara di masjid-masjid menyeru penduduk Gaza untuk turun ke jalan dan mengekspresikan kemarahan serta protes mereka terhadap deklarasi Trump.

Hassan Sami Dbabesh, pekerja konstruksi berusia 20 tahun dari kota Gaza adalah salah satu dari mereka yang keluar.

“Yerusalem adalah ibukota negara Palestina,” katanya. “Siapa Trump untuk campur tangan dalam urusan Muslim dan menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota negara Israel, yang tidak dikenali oleh orang Arab dan Muslim?”

“Saya tidak pernah bergabung dengan demonstrasi melawan Israel, tapi ketika saya mendengar bahwa Trump menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel, saya tersulut dan marah, oleh karena itu saya turun ke jalan untuk mendukung al-Quds (Yerusalem) dan Masjid al-Aqsa. Saya memanggil sayap bersenjata faksi-faksi Palestina untuk melakukan respons yang keras terhadap deklarasi Trump”.

Baca: Perang Suriah Bongkar Strategi Zionis-Amerika Hancurkan Islam dan Musuhnya

Akram al-Khaldi, seorang mekanik mobil berusia 25 tahun dari Kota Gaza juga mengungkapkan kemarahannya.

“Terkait keputusan Trump, yang melanggar hak-hak bangsa Palestina dan Muslim, perlawanan bersenjata Palestina dalam segala bentuknya harus segera merespons, sampai Trump menarik kembali keputusan yang tidak adil ini,” tambahnya.

“Saya memanggil semua orang di Jalur Gaza, Tepi Barat, 48 (Arab-Israel) dan seluruh negara Arab dan Islam untuk keluar ke jalan untuk menanggapi keputusan yang diadopsi oleh Trump ini,” katanya. (ARN)

About ArrahmahNews (12477 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: