News Ticker

HEBOH! Reaksi di Berbagai Negara Pasca Deklarasi Trump tentang Yerussalem

Kamis, 07 Desember 2017,

DUNIA, ARRAHMAHNEWS.COM – Keputusan sangat kontroversial yang dideklarasikan Donald Trump memancing reaksi keprihatinan dari para pemimpin dunia. Mereka mengungkap kekecewaan atas keputusan administrasi Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Sejumlah demonstrasi direncanakan di seluruh dunia Arab dalam beberapa hari mendatang.

Baca: Trump: Yerussalem adalah Ibukota Israel

06 Desember 2017
22:07 GMT

Sebuah seruan untuk melakukan perlawanan diumumkan oleh semua faksi Palestina untuk memprotes pengakuan Trump terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel. Rapat umum hari ini akan berlangsung hari ini, Kamis (07/12).

Kementerian pendidikan Palestina mengumumkan sebuah hari libur dan mendesak para guru serta siswa sekolah menengah dan universitas untuk mengambil bagian dalam demonstrasi yang direncanakan di wilayah-wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat, Jalur Gaza dan wilayah Palestina di Yerusalem.

Orang-orang Palestina mematikan lampu Natal di tempat kelahiran Yesus di Betlehem dalam protes pada Rabu malam.

21:59 GMT

Reuters melaporkan bahwa Dewan Keamanan PBB kemungkinan akan melaksanakan sidang pada hari Jum’at (07/12). Menurut beberapa sumber diplomat, sebuah pertemuan telah diminta langsung oleh setengah dari anggota dewan tersebut.

Permintaan kepada Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres untuk secara terbuka mengumumkan pertemuan Dewan Keamanan tersebut dilaporkan dilakukan oleh Prancis, Bolivia, Mesir, Italia, Senegal, Swedia, Inggris dan Uruguay.

Baca: Deklarasi Trump Bangkitkan Kemarahan Luar Biasa Warga Palestina

21:19 GMT

Protes dilaporkan telah pecah di Amman, Yordania, di mana banyak pengungsi Palestina sekarang tinggal, yang dulunya mereka adalah warga di Tepi Barat. Menurut Reuters, demonstran Palestina bisa terdengar berteriak: “Mampus Amerika”. Kesimpulan dari Perang Enam Hari pada tahun 1967 mengakibatkan Israel menangkap bagian Tepi Barat yang pernah dikuasai oleh Yordania.

20:24 GMT

Kanselir Jerman Angela Merkel telah mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa dia “tidak mendukung” keputusan kontroversial pemerintah AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

20:14 GMT

Raja Saudi Salman telah menerima telepon dari Presiden Turki Erdogan untuk membahas “perkembangan” hari ini, menurut kantor berita Saudi SPA.

20:10 GMT

Maroko telah memanggil Kuasa Usaha AS sebagai tanggapan atas keprihatinan mendalam atas keputusan Trump, menurut kantor berita negara tersebut.

20:04 GMT

Trump setelah deklarasi kontroversial meminta Arab Saudi untuk memecahkan blokade Yaman dan segera mengizinkan ketentuan penting untuk menjangkau orang-orang di dalam negara yang terkepung tersebut.

Baca: Intifada Hantui Penduduk Israel

20:01 GMT

Uni Eropa telah menyatakan “keprihatinan serius” setelah keputusan Trump “di Yerusalem dan dampaknya terhadap prospek perdamaian”, menurut sebuah pernyataan dari Wakil Presiden EU Federica Mogherini.

“Uni Eropa meminta semua aktor di lapangan dan di kawasan yang lebih luas untuk menunjukkan ketenangan dan pengendalian diri agar tidak terjadi eskalasi,” tambah pernyataan tersebut. “Fokusnya harus tetap pada menciptakan kondisi untuk negosiasi langsung dan bermakna yang dapat menyelesaikan semua masalah status akhir.”

19:56 GMT

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan bahwa masalah Palestina akan tetap menjadi perhatian kolektif di antara orang-orang Arab sampai sebuah negara Palestina diciptakan dengan Yerusalem sebagai ibukotanya. (ARN)

About ArrahmahNews (12477 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pasca Deklarasi Trump, Hastag Pembebasan Palestina Penuhi Twitter – ArrahmahNews
  2. Analis: Trump Tunjukkan Keculasan AS dalam Konflik Israel-Palestina Selama Ini – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: