News Ticker

Militer Israel Bunuh 2 Warga Palestina dalam Demo Tolak Keputusan Trump

  • Zarif, Menlu Iran
  • Makar Sri Bintang Pamungkas
  • Radikalisme ancam pendidikan
  • Sri Bintang Pamungkas Dipolisikan
  • Korupsi
  • Mohammed bin Salman

Sabtu, 09 Desember 2017,

YERUSSALEM, ARRAHMAHNEWS.COM – Sedikitnya dua warga Palestina terbunuh dan sekitar 770 lainnya menderita luka-luka ketika bentrokan pecah antara pasukan Israel dan orang-orang Palestina yang melakukan demonstrasi untuk menentang keputusan baru-baru ini Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel meski mendapat tentangan internasional yang luas terhadap tindakan tersebut.

Baca: Gagal Singkirkan Hizbullah dan Houthi, Media Israel Olok-olok Bin Salman

Sumber-sumber lokal, yang berbicara tanpa menyebut nama itu, mengatakan bahwa warga Palestina menggelar demonstrasi di kota Ramallah, Tepi Barat, terletak 10 kilometer di sebelah timur Yerusalem al-Quds, Bethlehem, Nablus, al-Khalil (Hebron).

Ratusan orang memenuhi jalanan dari pusat kota Ramallah hingga pos pemeriksaan tentara Israel Bet Eil setelah melaksanakan sholat Jum’at.

Baca: Analis: Keputusan Trump yang Menganak Emaskan Israel Akan Jadi Bumerang

Bentrokan dilaporkan meletus antara pemrotes Palestina dan pasukan Israel di Tepi Barat, termasuk kota Jenin, Tulkarm, Qalqiliya dan Ariha (Jericho).

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (RRC) mengatakan setidaknya 612 orang terluka di Tepi Barat setelah ditembaki dengan peluru hidup atau karet, atau menghirup gas air mata dalam jumlah berlebihan.

Di Yerusalem al-Quds, sementara itu, ratusan warga Palestina bergerak dari kompleks Masjid Al-Aqsha ke pusat kota Al-Amoud (yang juga dikenal sebagai Gerbang Damaskus) meneriakkan slogan-slogan menentang Amerika Serikat dan menekankan identitas Arab dan Islam kota tersebut suci. (ARN)

Iklan
  • Fakta RI Bela Palestina, Menlu Retno Serahkan Bantuan USD 1 Juta untuk Pengungsi Gaza
  • Media dan Medsos Senjata Perang
  • Kelomok radikal Vs Moderat

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: