News Ticker

Warga Palestina Usir Delegasi Bahrain dari Masjid Al-Aqsha

Senin, 11 Desember 2017,

YERUSALEM, ARRAHMAHNEWS.COM – Menurut kantor berita Palestina yang dikutip Egypth Today, Warga Palestina telah mengusir sebuah delegasi antaragama Bahrain dari Masjid Al-Aqsa pada hari Minggu (10/12) kemarin.

Media Palestina itu melaporkan bahwa Delegasi Bahrain, yang terdiri dari 24 anggota Asosiasi “This Is Bahrain”, itu telah mengunjungi Israel untuk pertama kalinya secara terang-terangan.

Baca: MEMALUKAN! Upayakan Hubungan Mesra dengan Zionis, Bahrain Kirim Utusan ke Israel

Sebelumnya, media Israel mengungkap bahwa delegasi Bahrain mengunjungi Israel selama empat hari untuk “koeksistensi dan dialog antar agama yang berbeda, [dan] bukan karena alasan politik.”

“Pada hari Sabtu, delegasi yang terdiri dari 24 anggota tersebut mengunjungi Kota Tua Yerusalem dengan ditemani seorang reporter TV Israel,” laporan media Israel itu menambahkan.

Kunjungan ini berlangsung di tengah kemarahan Arab dan Palestina atas keputusan pemerintah Amerika untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Baca: Raja Bahrain Serukan Diakhirinya Boikot Arab Terhadap Israel

September lalu, surat kabar Israel Jerusalem Post (JPost) mengungkap bahwa Raja Bahrain Hamad bin Isa Al-Khalifa telah mengutuk boikot Arab terhadap Israel, mencatat bahwa Al-Khalifa telah bertemu dengan dua Rabbi Amerika Februari lalu di Manama, Bahrain.

“Raja Bahrain itu menyatakan kesediaannya untuk mengizinkan orang-orang Bahrain mengunjungi Israel dengan bebas kendati tidak ada hubungan diplomatik antara kedua negara,” tambah JPost.

JPost melaporkan pada September lalu bahwa terlepas dari jumlahnya yang kecil, Houda Ezra Ebrahim Nonoo, yang adalah orang Yahudi, menjabat sebagai diplomat Bahrain di A.S. dari tahun 2008 sampai 2013, menjadi wanita Yahudi pertama yang mewakili negara Arab manapun dalam sebuah misi diplomatik.

Baca: Putra Mahkota Bahrain Sebut Tanah Palestina Milik Israel

Pada hari Rabu, Presiden A.S. Donald Trump mengumumkan pengakuan Amerika atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan segera merelokasi Kedutaan Besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem. Semua orang Arab dan sebagian besar negara barat menegaskan penolakan dan kemarahan mereka atas “keputusan ilegal dan tidak sah” Trump ini. (ARN)

About ArrahmahNews (13052 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: