News Ticker

Lebih dari 8 Juta Orang Yaman Diambang Kelaparan

Selasa, 12 Desember 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – PBB telah memperingatkan bahwa 8,4 juta orang Yaman yang dilanda perang “satu langkah mendekat pada kelaparan”, karena pesawat tempur milik koalisi militer pimpinan Saudi tanpa henti membombardir negara miskin tersebut.

Baca: Rusia Tegaskan Tetap Dukung Upaya Damai Akhiri Perang Yaman

Jamie McGoldrick, Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Yaman, menaikkan peringatan dan kekhawatiran pada hari Senin, dan menambahkan bahwa meski blokade yang dilumpuhkan oleh Arab Saudi telah sedikit mereda, situasi di negara Arab tetap mengerikan.

“Blokade pelabuhan yang terus berlanjut membatasi pasokan bahan bakar, makanan dan obat-obatan; secara dramatis meningkatkan jumlah orang rentan yang membutuhkan pertolongan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pada tanggal 6 November, Arab Saudi mengumumkan bahwa pihaknya telah menutup perbatasan udara, laut, dan darat Yaman, setelah pejuang Yaman menargetkan sebuah bandara internasional di dekat ibukota Riyadh dengan sebuah rudal jelajah sebagai pembalasan atas kampanye pengeboman udara yang menghancurkan Saudi terhadap Yaman.

Baca: Putra Mahkota Saudi Beli Lukisan Seharga 450 Juta Dolar Saat Muslim Yaman kelaparan

Blokade yang melumpuhkan telah memberikan tekanan lebih lanjut kepada orang-orang Yaman, yang menerima bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan melalui kota pelabuhan barat Hudaydah dan sebuah bandara internasional di ibukota Sana’a, keduanya berada di bawah pengepungan yang ketat.

Badan dunia telah mengajukan permohonan pada koalisi untuk mencabut blokadenya, dengan memperingatkan bahwa tanpa pengiriman bantuan “ribuan korban tak berdosa yang tak terhitung jumlahnya, di antaranya banyak anak-anak, akan mati” dan pengangkatan sebagiannya tidak cukup.

“Kehidupan jutaan orang, termasuk 8,4 juta orang Yaman yang mendekati kelaparan, bergantung pada kemampuan kita untuk melanjutkan operasi kita dan untuk menyediakan dukungan kesehatan, air bersih, makanan, tempat tinggal dan nutrisi,” McGoldrick menambahkan.

Baca: Saudi Tak Hanya Bunuh Orang Yaman dengan Bom Tapi Juga Kelaparan & Penyakit

Mesin perang Saudi, yang didorong oleh aliran konstan pasokan senjata AS dan Inggris, menjadi ujung tombak sebuah kampanye militer yang terus-menerus memukul Yaman sejak Maret 2015, dalam upaya menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah dan mengembalikan mantan presiden, Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu setia Riyadh. (ARN)

About ArrahmahNews (14216 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: