News Ticker

Rusia Tutup Sementara Kedutaan Mereka di Yaman

Rabu, 13 Desember 2017

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Rusia mengatakan untuk sementara mengakhiri kehadiran diplomatik Moskow di Yaman yang dilanda perang karena situasi saat ini di Sana’a, dengan meningkatnya serangan koalisi militer yang dipimpin oleh Saudi terhadap negara miskin tersebut dalam beberapa minggu terakhir.

Baca: Setelah Suriah, Rusia akan Beraksi di Yaman

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengumumkan pada hari Selasa (12/12), menambahkan bahwa “semua pegawai kedutaan Rusia telah meninggalkan negara itu.”

Lebih lanjut Mogherini mengatakan bahwa duta besar Rusia [ke Yaman Vladimir Dedushkin] dan beberapa staf diplomatik Rusia di negara semenanjung tersebut akan melaksanakan tugas mereka dari ibukota Saudi, Riyadh.

Zakharova berharap bahwa aktor regional dan internasional akan memberikan pengaruh mereka kepada pihak-pihak yang terlibat dalam konflik Yaman dalam upaya untuk meyakinkan mereka untuk menghentikan pertempuran dan untuk mengakhiri perang melalui cara-cara politik.

Mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh tewas pada tanggal 4 Desember saat mencoba melarikan diri dari ibu kota Yaman ke Provinsi Ma’arab. Ini terjadi tak lama setelah dia mematahkan barisan dengan gerakan Houthi Ansarullah yang mendukung koalisi pimpinan-Saudi.

Baca: Ansharullah Sambut Baik Upaya Rusia Hentikan Agresi Saudi di Yaman

Dua hari setelah pembunuhan Saleh, Zakharova mengatakan bahwa Kremlin sangat “prihatin” mengenai “kejadian negatif ini”, dan menambahkan bahwa ada kemungkinan negara miskin tersebut “masuk ke dalam kekacauan militer-politik dan malapetaka kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya”.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada bulan Agustus, kedutaan Rusia di Yaman telah mengungkapkan kekhawatiran atas “tingginya serangan udara oleh koalisi Arab Saudi di kota-kota Yaman dan kota-kota lainnya dimana serangan sering menyebabkan korban sipil.”

Menurut kantor berita negara Saudi (SPA), sebuah pesawat Rusia mengevakuasi staf kedutaan dan beberapa warga Rusia dari Sana’a sebelumnya pada hari Selasa. Dedushkin sudah bekerja dari ibukota Saudi sejak tahun lalu. (ARN)

About ArrahmahNews (13027 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. PBB Tak Bisa Konfirmasi Rudal Yaman Berasal dari Iran – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: