NewsTicker

Puluhan Bank Saudi Terancam Bangkrut Akibat Putra Mahkota Tak Bayar Utang

Jum’at, 15 Desember 2017.

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Akun Twitter @Ahdjadid telah mengkonfirmasi bahwa bank-bank besar Saudi sedang dalam perjalanan menuju kehancuran setelah pinjaman jumbo Mohammed bin Salman, yang belum kunjung dibayarkan.

Baca: HEBOH! Pangeran Mut’ib Dibebaskan setelah Bayar 1 Milyar Dolar

Ahdjadid dalam kicauannya di Twitter, mengatakan bahwa “ketika Bin Salman, telah mengambil pinjaman dana dari Bank Nasional sebesar 8 miliar dolar, saat dirinya diangkat menjadi pangeran mahkota menggantikan Mohammed bin Nayef.

Kemudian, setelah mengkudeta Bin Nayef, dia kembali mengambil pinjaman kedua senilai 5 miliar dolar (dari bank yang sama) dan saya mengkonfirmasi bahwa ada empat bank lain yang memberikan pinjaman kepadanya (dan belum melunasi), maknanya bahwa bank-bank tersebut akan segera memburuk.”

Baca: Bin Salman Peras para Koruptor untuk Imbalan Kebebasan

Ini terjadi pada saat Wall Street Journal menerbitkan sebuah laporan, yang menukil dari sumber terpercaya dalam kerajaan bahwa para pangeran dan pejabat yang ditangkap atas perintah Bin Salman, telah dipindahkan ke penjara di selatan ibukota Riyadh, menunggu pengadilan jika mereka tidak membayarkan sejumlah uang dan melepaskan aset mereka.

Sumber Saudi mengungkapkan kepada surat kabar Amerika bahwa beberapa pangeran dan pejabat yang ditahan telah menyerahkan hak milik mereka setelah mendapat tekanan dari pemerintah Saudi. Kedua belah pihak sepakat untuk membebaskan mereka dengan syarat, termasuk yang berada dalam tahanan rumah, setelah transfer dana dari rekening mereka ke Mohammed bin Salman.

Baca: Inilah Upaya Mohammed Bin Salman Lenyapkan Pesaingnya Sebelum Naik Tahta

Sebelumnya dilaporkan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman memimpin kampanye anti-korupsi yang baru saja dibentuk dan secara pribadi mengawasi negosiasi yang sedang berlangsung dengan para tahanan melalui kunjungan rutin ke Hotel Ritz-Carlton di Riyadh, di mana dia menahan pangeran dan pejabat. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: