News Ticker

Rusia Peringatkan AS Jangan Terus Menekan Korut

Minggu, 17 Desember 2017,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Wakil Menteri Luar (Wamenlu) Negeri Rusia Sergei Ryabkov memperingatkan meningkatnya ketegangan mengenai program senjata nuklir Korea Utara setelah Washington semakin keras memaksakan posisinya terhadap Pyongyang.

“Sangat menyedihkan bahwa elemen permintaan yang kuat untuk tekanan lebih lanjut terhadap Pyongyang sekali lagi muncul dari posisi Amerika,” kata Ryabkov kepada kantor berita RIA Novosti Rusia pada hari Sabtu (16/12).

Baca: Kim Bersumpah Jadikan Korut Sebagai Negara Nuklir Terkuat di Dunia

“Sudah saatnya menghentikan ancaman ancaman, tekanan, pemerasan dan penuntutan prasyarat untuk kemudian beralih ke pencarian nyata untuk solusi politik,” tambahnya.

Ryabkov berpendapat bahwa upaya Pyongyang dan Washington untuk menetapkan prasyarat bagi perundingan nuklir melibatkan “risiko eskalasi yang tidak terkendali”.

Baca: Gedung Putih Ambigu Tanggapi Perundingan Tanpa Syarat Tillerson ke Korut

Dalam sesi Jum’at di Dewan Keamanan PBB, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mundur dari tawaran sebelumnya bahwa Washington mau melakukan perundingan tidak bersyarat dengan Pyongyang.

Pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengeluh bahwa “Rusia tidak membantu” untuk menekan Korea Utara agar mengakhiri program senjata nuklirnya. (ARN)

About ArrahmahNews (14216 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: