News Ticker

Kepala HAM PBB: Pimpinan Myanmar Bisa Dituntut atas Genosida

Senin, 18 Desember 2017

NEW YORK, ARRAHMAHNEWS.COM – Kepala hak asasi manusia PBB mengatakan bahwa mereka yang bertanggung jawab di balik kejahatan mengerikan terhadap Muslim Rohingya harus diadili, menambahkan bahwa ia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa kedepannya pemimpin dan militer Myanmar bisa menghadapi tuduhan genosida di pengadilan.

“Mengingat skala operasi militer, jelas ini harus menjadi keputusan yang diambil pada tingkat tinggi,” Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Zeid Ra’ad al-Hussein mengatakan dalam sebuah wawancara dengan BBC, yang akan disiarkan pada hari ini, Senin (18/12).

Didukung oleh mayoritas pemerintah Myanmar, militer melancarkan tindakan keras lainnya terhadap minoritas Muslim di Negara Bagian Rakhine pada 25 Agustus, dengan menggunakan sejumlah serangan bersenjata ke pos militer sebagai dalih.

Selama tiga bulan terakhir, pasukan pemerintah, selain memperkosa, telah melakukan pembunuhan, melakukan penangkapan sewenang-wenang, dan melakukan serangan massal untuk menghancurkan rumah-rumah di desa yang berpenduduk mayoritas Rohingya di Rakhine.

Baru pada bulan pertama, tindakan keras yang oleh PBB dan kelompok hak asasi manusia terkemuka dikatakan sebagai “kampanye pembersihan etnis,” telah menewaskan sekitar 6.700 Muslim Rohingya, termasuk menurut Doctors Without Borders, lebih dari 700 anak-anak.

“Elemen-elemen yang ada tidak dapat mengesampingkan kemungkinan tindakan genosida dilakukan,” ujar Zeid menambahkan.

Genosida dikenal sebagai “kejahatan diatas kejahatan.” Perserikatan Bangsa-Bangsa mendefinisikan istilah tersebut sebagai tindakan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan kelompok tertentu di bawah sebuah konvensi yang ditandatangani beberapa dekade yang lalu.

“Sangat sulit untuk ditetapkan karena ambang batasnya tinggi,” kata pejabat PBB tersebut. “Untuk alasan yang jelas, jika Anda berencana melakukan genosida, Anda tidak mungkin memerintahkannya secara tertulis, dan Anda tidak memberikan instruksi.”

“Tapi itu tidak mengejutkan saya di masa depan jika pengadilan membuat temuan semacam itu berdasarkan apa yang kita lihat,” ujar pejabat senior PBB itu menambahkan. (ARN)

About ArrahmahNews (14216 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: