News Ticker

Lavrov: AS Harus Sepenuhnya Tinggalkan Suriah

Konflik Suriah

Jum’at, 29 Desember 2017,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan bahwa pasukan AS harus meninggalkan wilayah Suriah sepenuhnya.

Berbicara kepada kantor berita Interfax pada hari Kamis (28/12), Lavrov menambahkan bahwa mengingat Dewan Keamanan PBB tidak pernah memberi izin kepada Amerika Serikat dan koalisi yang dipimpinnya di Suriah, (mereka) juga tidak diundang oleh pemerintah sah Suriah, maka (pihak Rusia) melihat dari fakta ini menilai bahwa Amerika harus meninggalkan wilayah Suriah begitu sisa-sisa teroris benar-benar dieliminasi dan itu akan segera terjadi.

Baca: Lavrov: Tak Ada Rencana Kerjasama Rusia-AS di Idlib

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan AS James Mattis tentang niat tentara AS untuk tinggal di Suriah sampai mencapai kemajuan dalam penyelesaian politik, Lavrov mengatakan bahwa pernyataan tersebut “mengejutkan” karena ini berarti Washington merasa berhak menentukan kemajuan dan ingin tetap menguasai sebagian wilayah Suriah untuk mencapai hasil yang diinginkannya.

Menteri Rusia tersebut menegaskan bahwa menurut UNSC No.2254, yang didukung oleh Amerika Serikat, keputusan mengenai masa depan Suriah hanya dapat diambil oleh orang-orang Suriah dan inilah yang akan dibahas Moskow dalam kontak dengan Amerika nanti.

Baca: Kepala Staf Umum Rusia Ungkap Pemimpin Terlatih ISIS di Suriah

Ia juga menyatakan bahwa kerja sama dengan AS di Suriah adalah mungkin jika tujuan Amerika adalah untuk memang untuk memerangi terorisme. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: