News Ticker

Israel-Yordania Lakukan Negoisasi Rahasia terkait Terusan Bahrain

Minggu, 31 Desember 2017

TEL AVIV, ARRAHMAHNEWS.COM – Menurut Israel Broadcasting Corporation, Israel dan Yordania sedang melakukan negosiasi untuk memindahkan proyek “Terusan Bahrain” meskipun ada krisis diplomatik yang belum terselesaikan antara kedua negara setelah insiden kedutaan di Amman.

Middle East Monitor pada Jum’at (29/12) melaporkan dengan mengutip dari media penyiaran Israel bahwa Amman dan Tel Aviv tengah melakukan negosiasi rahasia dan bahwa tim teknis dari kedua negara sedang melakukan pembicaraan terlepas dari kenyataan bahwa beberapa pihak mengancam untuk membekukan proyek tersebut.

Baca: HEBOH! Raja Yordania Penjarakan Ketiga Saudaranya

Proyek “Terusan Bahrain” tersebut, yang dimiliki bersama oleh Israel, Otoritas Palestina dan Yordania, bertujuan untuk menciptakan kanal yang menghubungkan Laut Merah dengan Laut Mediterania dan Laut Mati untuk memompa air laut melalui saluran, terowongan dan jaringan pipa disana menuju Lembah Yordan dan Laut Mati.

Media penyiaran Israel itu dengan mengutip sumber yang berpengetahuan luas, menyatakan bahwa “proyek tersebut ditunda karena tender belum dilaksanakan, namun ada negosiasi dan dialog antara para pihak,” menekankan bahwa alasan di balik ini adalah krisis antara negara-negara yang menjalin kerjasama dan penutupan kedutaan.

Baca: Normalisasi Hubungan Saudi-Israel Dapat Timbulkan Kekacauan di Yordania

“Proyek ini penting tidak hanya untuk orang Yordania tapi juga untuk Israel,” kata Tzachi Hanegbi, menteri kerjasama regional di pemerintah pendudukan.

“Kepentingan Israel dalam proyek ini mirip dengan kasus Jordan, tapi sebelum menerbitkan tender dan mulai bekerja di lapangan, perlu untuk menyelesaikan perselisihan antara departemen profesional yang masih ada,” jelas Tzachi.

Sumber-sumber bahasa Ibrani telah mengklaim bahwa pihak berwenang Yordania mengirim sebuah pesan mendesak kepada Kementerian Luar Negeri Israel untuk meminta tanggapan resmi mengenai posisi Tel Aviv terhadap Terusan Laut Mati, yang dikenal sebagai “Terusan Bahrain”. Israel telah menginformasikan kepada Yordania bahwa keputusannya untuk membekukan proyek Terusan Laut Mati hingga kedutaan besarnya di Amman, yang telah ditutup selama tiga bulan, dibuka kembali. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: