News Ticker

VIDEO: Demonstrasi Akbar Dukung Pemerintah Terus Berlangsung di Iran

Jum’at, 05 Januari 2017

TEHERAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Masyarakat Iran kembali turun ke jalan-jalan di kota-kota besar di seluruh Iran di hari ketiga berturut-turut untuk menyuarakan kesetiaan mereka terhadap Republik Islam menyusul kerusuhan yang tersebar di beberapa bagian negara itu beberapa hari lalu.

Hari ini, Jum’at (05/01), para demonstran berkumpul di ibukota Teheran dan kota-kota lainnya seperti Tabriz, Sari dan Kerman untuk mengecam kekerasan oleh para penyusup dalam demonstrasi damai yang kemudian mengubahnya menjadi adegan konfrontasi dan serangan terhadap properti publik.

Para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Nasional Iran yang beberpa hari lalu dibakar oleh para perusuh, mereka juga membawa spanduk-spanduk bertuliskan kecaman dukungan asing atas kerusuhan yang terjadi sambil meneriakkan slogan-slogan menentang AS, Israel dan Arab Saudi.

Lebih dari belasan orang tewas dalam demo rusuh sebelumnya, termasuk polisi. Menurut pejabat, beberapa korban tewas bahkan saat pasukan keamanan tidak menembakkan satupun peluru. Mereka mengatakan beberapa perusuh menggunakan senapan dan pistol untuk menyerang polisi dan menembaki kerumunan pemrotes.

Demo rusuh itu juga kemudian diikuti dukungan gencar yang diungkapkan oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam serentetan tweet yang hal ini kemudian justru menarik kecaman dari beberapa pemerintah dan media Barat.

“Sebuah suara yang berbicara atas nama Trump dan Netanyahu bukan berasal dari bangsa [Iran],” ungkap Imam Shalat Teheran, Sayyid Ahmad Khatami, kepada jamaah menjelang demonstrasi hari ini.

“Kerusuhan (dalam demo sebelumnya),” katanya, “didanai oleh Arab Saudi dan direncanakan oleh Amerika Serikat,” menambahkan bahwa telah ada rencana untuk mengirim senjata ke Iran untuk menggulingkan pemerintahan Islam.

Ulama tersebut mengatakan, bahwa niat awal para pemrotes itu benar dan bahwa suara mereka tidak seharusnya tersesat dalam huru-hara.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa rakyat bebas untuk mengkritik dan mengadakan demonstrasi untuk mengekspresikan pandangan mereka sesuai hukum, namun cara untuk mengekspresikan kritik harus membantu memperbaiki kondisi Iran. (ARN)

Iklan
  • Akun Facebook Niluh Djelantik
  • Harimau Jokowi Somasi Fadli Zon
  • Cuitan Andi Arief
  • HTI Ormas Antek Asing
  • Eko Kuntadhi 'Semprot' CEO Bukalapak 'Tak Punya Etika'

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: