News Ticker

EKSKLUSIF! Kerajaan Saudi Ambil Alih Perusahaan BinLadin Group

Jum’at, 12 Januari 2018

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Menurut sejumlah sumber informasi yang melaporkan untuk Reuters, Rezim Arab Saudi telah mengambil alih kendali manajerial atas Saudi Binladin Group dan membahas kemungkinan pengalihan beberapa aset kelompok konstruksi raksasa tersebut, sementara ketua dan anggota keluarga dari perusahaan tersebut berada dalam tahanan.

Binladin, yang memiliki lebih dari 100.000 karyawan, adalah pembangun terbesar di negara ini dan merupakan perusahaan penting bagi rencana Riyadh untuk proyek real estat, industri dan pariwisata besar guna melancarkan usaha Bin Salman mewujudkan diversifikasi ekonomi di luar minyak.

Namun, perusahaan tersebut telah mengalami kerugian secara finansial dalam beberapa tahun terakhir oleh kemerosotan dalam industri konstruksi setelah sebuah kecelakaan crane yang menewaskan ratusan orang di Masjidil Haram pada tahun 2015. Perusahaan tersebut terpaksa memberhentikan ribuan dari karyawan mereka.

Langkah Riyadh untuk mengambil kendali perusahaan tampaknya bertujuan untuk memastikan agar kelompok tersebut dapat terus melayani rencana pembangunan Arab Saudi, kata sumber perbankan dan industri, yang menolak disebutkan namanya karena sensitivitas politik dan komersial dari masalah tersebut.

“Pemerintah menahan sejumlah pejabat senior dan pengusaha pada bulan Oktober sebagai bagian dari tindakan keras terhadap “korupsi”. Ketua kelompok Binladin Bakr Bin Laden dan beberapa anggota keluarga telah ditahan, kata sumber tersebut, sebagaimana dikutip Reuters, Jum’at (12/01).

Saudi dibawah pimpinan Mohammed Bin Salman mencoba untuk melakukan negosiasi dengan tahanan, agar mereka mau membayar sejumlah uang. Sumber tersebut mengatakan bahwa pembicaraan mengenai masa depan Binladin merupakan bagian dari upaya ini.

“Sejak penahanan anggota keluarga Bin Laden, kementerian keuangan telah membentuk sebuah komite beranggota lima orang, termasuk tiga perwakilan pemerintah, untuk mengawasi bisnis kelompok tersebut dan menangani hubungan dengan pemasok dan kontraktor,” kata sumber itu.

Para Eksekutif di perusahaan Binladin tidak menanggapi panggilan telepon yang meminta penjelasan terkait laporan ini. Pejabat menteri keuangan dan kantor media rezim Saudi juga tidak menanggapi permintaan media untuk mengklarifikasi laporan ini. (ARN)

About ArrahmahNews (12992 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: